POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Bupati Gianyar, Made Mahayastra, akan melakukan pengisian sejumlah jabatan eselon 2 atau kepala dinas di Pemkab Gianyar yang masih kosong. Kekosongan posisi kepala dinas tersebut karena pejabat sebelumnya purnatugas dan ada yang meninggal dunia.
Kepala OPD yang kosong tersebut tanggung jawabnya diisi pelaksana tugas (Plt). Para Plt tersebut semuanya rangkap tugas, karena menjabat sebagai kepala OPD definitif lain.
Berdasarkan data dihimpun, Senin (23/6/2025), ada enam OPD yang tak memiliki kepala definitif. Mulai dari Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Gianyar, Dinas Pendidikan Gianyar (Disdik), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Selain itu Asisten 2 juga lowong.
Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Gianyar saat ini diampu I Made Arianta, yang secara definitif menjabat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gianyar. Untuk BPKAD ditanggungjawabi I Gusti Bagus Adi Widhya Utama alias Ngurah Bem yang secara definitif menjabat Kepala Inspektorat Gianyar.
Menariknya, meskipun dijabat Plt, namun catatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui program-program BPKAD seperti penerima Pajak Hotel dan Restoran (PHR) dan Pajak Hiburan, terus membukukan peningkatan. Di tahun 2023, PAD Gianyar dari pajak sebesar Rp1 triliun lebih, dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp597,6 miliar. Sementara pada tahun 2024, pendapatan dari sektor pajak mencapai Rp1,3 triliun. Hal tersebut tak terlepas dari program Ngurah Bem yang mengeluarkan program pelacakan kebocoran PAD menggunakan teknologi.
Dimintai tanggapan atas agenda pengisian kepala OPD yang lowong, Bupati Mahayastra mengaku sebelumnya dia terkendala aturan. Sebab, dia baru bisa melantik pejabat setelah enam bulan menjabat sebagai Bupati. Mahayastra pun berencana melakukan pengisian tersebut pada Juli 2025.
“Aturannya, bupati yang baru dilantik boleh mengadakan mutasi setelah enam bulan menjabat. Kami rencanakan di bulan Juli ini,” ujarnya.
Mahayastra menegaskan, meskipun diisi oleh Plt, tapi hal tersebut tak menurunkan kinerja pemerintahan. Dia menilai para pejabat yang ditugaskan rangkap jabatan tersebut merupakan SDM unggul. “SDM kita di Gianyar sudah sangat bagus. Tinggal menunggu momentum aja untuk pengisian setelah enam bulan saya dilantik,” jaminnya. adi























