Magang di Bawaslu Bali Menunjang Literasi Mahasiswa

  • Whatsapp
PARA mahasiswa Undiknas yang diterima magang di Sekretariat Bawaslu Bali, Senin (6/9/2021). Foto: ist
PARA mahasiswa Undiknas yang diterima magang di Sekretariat Bawaslu Bali, Senin (6/9/2021). Foto: ist

DENPASAR – Literasi tanpa penerapan apa yang dibaca tentu kurang menggigit secara keilmuan. Untuk itu, kegiatan magang dinilai sebagai bentuk mencari manfaat tambahan dari kegiatan literasi karena dapat menerapkan ilmu yang dipelajari. Pesan tersebut yang diutarakan komisioner Bawaslu Bali, I Ketut Sunadra, saat menerima 10 mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) yang magang di Bawaslu Bali, Senin (6/9/2021).

Penerimaan mahasiswa magang ini merupakan implementasi hasil audiensi antara Bawaslu Bali dan Undiknas pekan lalu. Undiknas menyerahkan resmi 10 mahasiswa mereka itu untuk mengikuti magang di Sekretariat Bawaslu Bali dalam rangka mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Bacaan Lainnya

Selain Sunadra, turut hadir dalam acara tersebut Kabag Administrasi Bawaslu Bali, I Wayan Rissiko; Kabag Pengawasan Bawaslu Bali, Ni Luh Supri Cahayani; Dekan Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Undiknas, Juwita Arsawati; Kaprodi Ilmu Komunikasi Undiknas, Nuning Indah Pratiwi; Kaprodi Ilmu Hukum Undiknas, Putu Eva; dan Kaprodi Ilmu Administrasi Negara Undiknas, Ni Putu Bayu Widyantari. Sunadra memaparkan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut audiensi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang sebelumnya dilakukan secara daring.

“Kami dari Bawaslu Provinsi Bali sangat mendukung penuh program Merdeka Belajar Kampus Merdeka,” cetus Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Bali tersebut.

Baca juga :  Seluruh (18 Klub) Liga 1 Minta LIB Gelar RUPS Luar Biasa

Lebih lanjut, Sunadra menuturkan kegiatan magang ini jauh lebih bermanfaat daripada hanya membaca literasi tanpa tahu penerapannya. Secara teknis, dia menilai magang menjadi nilai plus yang akan diperoleh ketika mereka lulus kelak.

Menanggapi penerimaan Bawaslu Bali, Juwita mengungkapkan rasa terima kasih sangat besar, karena lembaga pengawas pemilu tersebut menerima mahasiswa bimbingannya untuk mengikuti kegiatan magang. Dia berujar sepenuhnya menyerahkan kepada Bawaslu bagaimana pola bimbingan dan penilaian terhadap mahasiswanya itu. “Silakan disesuaikan dengan pola kerja di Bawaslu,” pintanya.

Baik Bawaslu Bali maupun Undiknas sama-sama berharap, program magang selama enam bulan ini dapat menjadi pembelajaran yang bermanfaat bagi para mahasiswa tersebut. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.