Belajar dari Banyuwangi, Guru PJOK SMP Denpasar Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

PULUHAN guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) tingkat SMP Kota Denpasar mengikuti kegiatan studi tiru ke Kabupaten Banyuwangi, 14 s.d 16 Mei 2026. Foto: ist
PULUHAN guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) tingkat SMP Kota Denpasar mengikuti kegiatan studi tiru ke Kabupaten Banyuwangi, 14 s.d 16 Mei 2026. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Puluhan guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) tingkat SMP Kota Denpasar mengikuti kegiatan studi tiru ke Kabupaten Banyuwangi, 14 s.d 16 Mei 2026. Kegiatan ini digelar untuk memperkaya wawasan sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK SMP di Kota Denpasar.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ida Bagus Suryadana, menyatakan bahwa studi tiru merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru PJOK SMP Kota Denpasar. Melalui studi tiru, guru dapat melakukan peningkatan dan pengembangan model pembelajaran PJOK yang menarik untuk siswa.

Read More

Menurutnya, upaya meningkatkan pengetahuan keolahragaan para guru tidak hanya dilakukan melalui diskusi secara rutin. Melainkan juga melalui kegiatan studi tiru. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para guru untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan rekan sejawat di daerah lain. Sekaligus untuk mengadopsi praktik terbaik dari sekolah yang telah berhasil dalam penerapan kurikulum PJOK yang efektif dan inovatif.

“Studi tiru ini diharapkan dapat mengembangkan model pembelajaran, sehingga tercipta pembelajaran yang menarik dan tentunya juga terus update untuk pengetahuannya,’’ kata Suryadana, yang mendampingi rombongan guru olahraga yang tergabung dalam MGMP PJOK SMP Kota Denpasar saat studi tiru di Kabupaten Banyuwangi.

‘’Kami ingin para guru mendapatkan wawasan baru dan inspirasi untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan minat dan prestasi siswa dalam bidang olahraga,’’ imbuhnya.

Di Kabupaten Banyuwangi, rombongan MGMP PJOK SMP Kota Denpasar diterima oleh MGMP PJOK SMP Kabupaten Banyuwangi. Antusiasme peserta sangat tinggi, terbukti dari sesi tanya jawab yang hidup dan penuh semangat. Kegiatan studi tiru juga dirangkai dengan pelantikan Pengurus MGMP PJOK SMP Kota Denpasar periode 2026 2030 serta diisi i dengan pertandingan persahabatan dengan MGMP SMP Kabupaten Banyuwangi, dan penyerahan perangkat olahraga Pickleball dan pelatihan singkat dari MGMP SMP Kota Denpasar pada MGMP Kabupaten Banyuwangi.

Ketua MGMP PJOK SMP Kota Denpasar, I Ketut Sudayasa, menambahkan, para guru yang tergabung dalam MGMP PJOK SMP Kota Denpasar berusaha saling melengkapi. Para guru saling membantu mengenai permasalahan yang dihadapi serta berbagi ilmu.

“Kami terapkan agar guru tidak malu untuk melakukan sharing, khususnya bagi guru yang memiliki ilmu baru dalam perkembangan keolahragaan,” ujarnya.

Apalagi, dikatakan guru PJOK SMPN 17 Denpasar ini, karakter mengajar guru di setiap sekolah berbeda-beda. Meskipun demikian, ditegaskan Sudayasa, guru yang tergabung MGMP PJOK SMP Kota Denpasar memiliki tujuan yang sama.

“Walaupun berbeda kami memiliki tujuan pembelajaran yang sama, sehingga wadah MGMP ini sangat tepat untuk bisa menghadirkan guru yang bermanfaat dan bisa update akan metode pembelajaran,” pungkasnya.

Dengan adanya program studi tiru ini, diharapkan para guru PJOK SMP Kota Denpasar dapat menerapkan berbagai inovasi dan strategi baru dalam pengajaran, sehingga mampu menciptakan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter kuat. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.