POSMERDEKA.COM. DENPASAR – Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin memastikan langkah ke final BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2026 setelah menekuk wakil China He Ji Ting/Ren Xiang Yu, di Nimibutr Stadium, Bangkok, Sabtu (16/5/2026).
Leo/Daniel menang dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-18 dalam tempo 44 menit. Kemenangan ini sekaligus membawa mereka ke final pertama sejak kembali dipasangkan pada musim ini.
Kemenangan itu tidak diraih dengan mudah. Pada awal gim pertama, Leo/Daniel sempat kesulitan menemukan ritme permainan dan tertinggal dalam tempo lambat yang dikendalikan pasangan China.
He/Ren mampu memanfaatkan sejumlah kesalahan awal dari pasangan Indonesia untuk menekan lebih dulu. Namun, situasi mulai berubah ketika Leo/Daniel menemukan pola permainan menyerang yang lebih agresif dan solid dalam bertahan.
Selepas interval, pasangan Merah Putih berbalik menguasai laga. Variasi serangan cepat dan pertahanan rapat membuat He/Ren kehilangan momentum hingga Leo/Daniel melesat membuka jarak poin 17-11 sebelum mengamankan gim pertama 21-15.
Memasuki gim kedua, pertandingan berjalan lebih ketat. He/Ren memberikan tekanan lebih konsisten dan beberapa kali memaksa reli panjang. Daniel tampil menonjol pada gim penentuan itu melalui pertahanan disiplin dan penyelesaian akhir yang efektif. Sementara itu, Leo beberapa kali melakukan kesalahan sendiri yang membuat kedudukan sempat menegang pada poin-poin akhir.
Saat unggul 19-17, dua kesalahan antisipasi membuat jarak poin menipis menjadi 19-18. Namun, smes lurus keras Daniel membawa Leo/Daniel merebut match point 20-18. Pada reli terakhir yang berlangsung alot, pasangan Indonesia mampu menjaga kesabaran hingga akhirnya memastikan kemenangan 21-18.
Hasil tersebut membawa Leo/Daniel menembus final pertama mereka dalam dua tahun terakhir sekaligus menjadi sinyal positif bagi kebangkitan pasangan yang sempat dipisahkan tersebut
Pada partai final yang digelar Minggu (17/5), Leo/Daniel akan menghadapi unggulan pertama asal India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty yang sebelumnya mengalahkan pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor 19-21, 22-20, 21-16.
”Saya pasti senang banget bisa mencapai final sama Daniel lagi. Apresiasi dan salut untuk dia yang bisa langsung ke final di turnamen pertama setelah absen satu tahun, itu bagus banget,” ucap Leo, setelah laga tersebut.
”Besok kami harus lebih waspada, dari segala sisinya. Serangan mereka (Rankireddy/Shetty) harus diantisipasi dengan kondisi lapangan yang rasanya setiap hari berbeda dari arah anginnya, shuttlecocknya, jadi kami harus terus siap,” sambung Leo, seperti dilansir posmerdeka.com dari keterangan resmi PP PBSI.
”Tadi di poin 15-13 gim kedua, Daniel bisa menetralisir serangan mereka padahal kondisinya sudah terjatuh lalu bangun dan menyambar di depan net itu luar biasa. Sementara saya tadi coba siap saja karena posisinya di belakang, kalau tiba-tiba lewat harus bisa cover,” tambah Leo.
Sementara Daniel Marthin menyebut kunci kemenangan atas pasangan He/Ren, karena bermain lebih fokus, tidak lengah dan terus antisipasi pola-pola permainan lawan. ”Terus berusaha untuk memainkan pola yang kami siapkan. Tidak menyangka bisa ke final, bersyukur Puji Tuhan,” ungkapnya.
”Kami kan sudah pernah berpasangan walaupun sempat berpisah tapi sekarang pas disatukan lagi tidak banyak adaptasi lagi. Sekarang kami juga punya tujuan yang sama, ingin juara bareng-bareng jadi lebih enak, lebih klop,” lanjutnya.
”Tapi kami tidak mau cepat puas juga, masih ada pertandingan besok dan banyak pertandingan ke depan yang harus kami jalani dan kami waspadai,” pungkas Daniel. yes
























