Lonjakan Penumpang Mulai Padati Padangbai

  • Whatsapp
PETUGAS melakukan pemeriksaan terhadap pemudik di Pelabuhan Padangbai, Manggis, Karangasem. Foto: ist
PETUGAS melakukan pemeriksaan terhadap pemudik di Pelabuhan Padangbai, Manggis, Karangasem. Foto: ist

KARANGASEM – Aktivitas arus pemudik mulai mengalami lonjakan di Pelabuhan Padangbai, Manggis, Karangasem sejak Sabtu (1/5/2021) malam sampai Senin (3/5/2021) malam. Pada Senin malam lalu, para pemudik yang didominasi pengguna sepeda motor banyak terlihat sejak pukul 21.00. Tidak sempat terjadi antrean di areal loket pembelian tiket, tapi lokasi tempat tes antigen sempat dipadati penumpang yang belum mengantongi surat keterangan bebas Covid-19. 

Salah seorang penumpang asal Lombok, Hizal, mengatakan, dia sudah mempersiapkan jauh-jauh hari untuk bisa pulang kampung. Menghindari larangan mudik pada tanggal 6 Mei nanti, dia mengajukan cuti terlebih dahulu kepada pimpinan tempatnya bekerja. 

Bacaan Lainnya

“Bosnya juga sudah mengerti, makanya bisa pulang. Saya sudah dua tahun tidak pulang, jadi Lebaran sekarang harus pulang. Syukurnya antrean tidak terlalu padat seperti tradisi mudik biasanya,” kata Hizal yang mudik mengendarai sepeda motor.

Kondisi lonjakan penumpang ini dibenarkan Faizal Arif Rahman selaku Supervisor Jaga ASDP Pelabuhan Padangbai. Lonjakan penumpang pada H-10 Lebaran ini dimanfaatkan para pemudik agar bisa pulang kampung, sebelum pemberlakuan larangan mudik pada 6 Mei. Puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (1/5/2021) malam lalu.

Baca juga :  PDIP Bali Tiap Pekan Bagikan Masker dan Pembersih Tangan

Peningkatan penumpang terjadi antara 25 persen hingga 75 persen dibandingkan pada hari normal saat pandemi Covid-19. Pada Sabtu malam lalu, pemudik yang melewati Pelabuhan Padangbai mencapai 180 penumpang jalan, dan 300 penumpang pengendara roda dua per 12 jam.

Disinggung soal penambahan armada, Faiz mengaku tidak ada. Kata dia, kondisi arus mudik di masa pandemi terlebih dengan adanya larangan mudik dua kali ini masih mengandalkan kapal yang tersedia. Dalam satu hari ada enam trip, dan tidak ada tambahan armada kapal seperti sebelum pandemi. Apalagi saat ini penumpang yang mudik juga tidak banyak. Selain itu, adanya tol laut Tanjungmas-Lembar dan Surabaya Lembar juga menjadi pemicu penurunan penumpang di Padangbai hingga 60 persen. “Itu cukup memberi efek juga penurunan penumpang yang menyeberang melalui pelabuhan Padangbai ini,” ungkapnya menandaskan. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.