‘Kun’ Adnyana Pamerkan “New Passion” di Galeri Zen1

  • Whatsapp
I Wayan 'Kun' Adnyana berfoto di depan karyanya, “New Passion”. Foto: eriadi ariana
I Wayan 'Kun' Adnyana berfoto di depan karyanya, “New Passion”. Foto: eriadi ariana

TUBAN – Pelukis kontemporer ternama Bali, yang juga Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana menjadi satu dari 19 perupa yang ambil bagian dalam pameran serangkaian pembukaan Galeri Zen1. Ia yang juga diberi kesempatan menyampaikan sambutan dalam pembukaan galeri yang berlokasi di Tuban, Badung itu, memamerkan lukisan berjudul “New Passion”.

Lukisan tersebut merupakan salah satu lukisan yang terinspirasi dari kajiannya terhadap relief Yeh Pulu. “New Passion” yang lahir pada 2017 silam hadir mengirim pesan untuk menghubungkan generasi baru pada sejarahnya sendiri. ‘’Sejarah tidak pernah mati, sehingga generasi baru ini harus bisa kembali membaca sejarah,’’ katanya di galeri setempat, Sabtu (7/3/2020), menyatakan pesan yang hendak diantarkan karyanya.

Bacaan Lainnya

Terkait dengan kehadiran Galeri Zen1 sebagai salah satu ruang untuk memamerkan karya seni, ia menyambut dengan baik. Kehadiran Galeri Zen1 diharapkan dapat turut menginjeksi kemajuan seni rupa Bali. ‘’Kemajuan seni rupa adalah tugas kita bersama. Berkarya dan membangun seni rupa di Bali memang harus dilakukan bersama,’’ tandasnya.

Kurator pameran, Eddy Soetriyono, menjelaskan, pameran yang digelar Galeri Zen1 lebih menekankan pada aspek penciptaan dan proses penciptaan karya itu sendiri. Galeri yang dimiliki Nicolaus F. Kuswanto, tak disanksikan sebagai ruang mempertaruhkan kreativas.

Baca juga :  49 PNS Dilantik Jadi Pejabatan Fungsional di Pemkab Bangli

Pameran perdana di Galeri Zen1 menghadirkan karya dari 19 perupa ternama. Mereka yang berpameran adalah Atmi Kristiadewi, Bambang Adi Pramono, Dodit Artawan, Gede Jaya Putra, Hanh (Heart Lab), Ida Bagus Indra, Ida bagus Putu Purwa, Ketut Sugiantika, ‘Kun’ Adnyana, Maureno Kustarjo, Michael Palilingan, Nyoman Sujana Kenyem, Putu Bonuz, Sutjipto Adi, Teja Astawa, Uuk Paramitha, V Dedy Reru, Wai, dan Waka. 015

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.