KPU RI Minta Jajaran Dalami Aturan Pilkada 2020

  • Whatsapp
I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi saat dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/4/2020). Foto: Ist
I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi saat dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/4/2020). Foto: Ist

DENPASAR – KPU RI mengingatkan jajaran KPU yang akan melaksanakan Pilkada Serentak 2020 untuk mendalami aturan main. Selain itu, karena wabah Covid-19 masih belum dapat diprediksi kapan selesai, para komisioner sampai tingkat badan ad hoc yakni PPK dan PPS diminta menjaga kesehatan masing-masing. Imbauan itu disampaikan anggota KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, yang dihubungi, Kamis (16/4/2020).

“Karena sudah ada kesepakatan kemarin saat rapat di Komisi II DPR RI, saya minta rekan-rekan di daerah melanjutkan pendataan aturan untuk didalami. Dengan begitu, ketika pilkada benar-benar dijalankan, mereka benar-benar sudah siap,” ujar mantan Ketua KPU Bali tersebut.

Berhubung pandemi Covid-19 masih berlangsung, Raka Sandi mengajak jajaran KPU untuk semaksimal mungkin menjaga kesehatan. Hal ini dia tekankan karena dinilai sangat penting. Salah satu upaya yakni mengikuti imbauan pemerintah dan otoritas terkait seperti penjarakan sosial dan penjarakan fisik. Jika penyelenggara sampai sakit, tentu akan terjadi kesulitan ketika pilkada dilangsungkan. “Untuk rekan-rekan di badan ad hoc (PPK dan PPS) yang sementara nonaktif, saya harap gunakan kesempatan ini untuk menyiapkan diri dengan pengetahuan yang diperlukan. Jadi, begitu lanjut kembali agar benar-benar mampu melaksanakan tugas,” pesannya.

Baca juga :  IKIP PGRI Bali Naik Status Jadi Universitas Mahadewa Indonesia

Disinggung adanya potensi tingkat partisipasi pemilih berkurang akibat khawatir wabah Covid-19, termasuk kemungkinan ada pembatasan jumlah pemilih dengan asumsi pandemi belum selesai, Raka Sandi tidak menepis itu. Meski begitu, dia kembali mengajak jajaran KPU tetap menyosialisasikan posisi strategis pilkada ke masyarakat. “Saya mengajak rekan-rekan KPU di kabupaten/kota untuk tetap memberi infomasi yang benar dan valid tentang penyelenggaraan pilkada ini ke masyarakat. Jadi, kalau ada masyarakat atau penyelenggara pemilu yang menanyakan penyelenggaraan yang mutakhir, mereka sudah siap,” sebut komisioner yang masih menanti rapat pleno untuk menentukan di divisi mana akan bertugas itu. hen

banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 SMK BALI DEWATA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.