Konsolidasi, Giri Prasta-Agus Suradnyana Tak Muncul, PDIP Bali Target Ganjar-Mahfud Menang 1 Putaran

WAYAN Koster menjelaskan tentang agenda konsolidasi PDIP seluruh Bali, dengan target menang 95 persen untuk Pilpres dan 60 persen untuk Pileg 2024, Jumat (20/10/2023). Foto: ist
WAYAN Koster menjelaskan tentang agenda konsolidasi PDIP seluruh Bali, dengan target menang 95 persen untuk Pilpres dan 60 persen untuk Pileg 2024, Jumat (20/10/2023). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Jajaran PDIP di Bali tancap gas begitu Ganjar Pranowo-Mahfud Md resmi didaftarkan ke KPU sebagai calon presiden-calon wakil presiden, dengan menggelar rapat konsolidasi di Sanur, Denpasar Selatan, Jumat (20/10/2023). Target maksimal dipancangkan: menang Pilpres 2024 dalam satu putaran, dan perolehan suara Ganjar-Mahfud tetap dipatok 95 persen. Target ini melompati perolehan suara pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 yang mencapai 91,68 persen.

Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, yang ditemui saat rehat rapat mengatakan, konsolidasi dilakukan sesuai arahan DPP dan menindaklanjuti hasil Rakernas guna konsolidasi dalam rangka memenangkan Pileg dan Pilpres 2024. “Yang hadir semua pengurus DPD, pengurus DPC semua, dan ketua, sekretaris, bendahara PAC dan semua caleg DPR, DPRD Provinsi, kabupaten/kota ditambah sayap partai dan badan partai,” jelasnya didampingi Sekretaris DPD PDIP, IGN Jaya Negara; dan Ketua DPC PDIP Gianyar, Made Mahayastra.

Read More

Meski menyebut strategi pemenangan Ganjar-Mahfud adalah “rahasia dapur internal” alias tidak bisa dibuka ke publik, Koster memastikan PDIP punya target menang mutlak di Bali. Ketika Pileg 2019, suara partai untuk caleg lolos ke DPR RI mencapai 54,37 persen, dan ditarget meningkat menjadi 60 persen.

Soal ada dinamika politik di tataran elite PDIP dan Jokowi dengan masuknya nama Gibran sebagai kandidat cawapres Prabowo Subianto, Koster menjawab apa pun dinamika di Jakarta yang terjadi, dia tidak bergeser dari target awal menang 95 persen di Bali. (Sebagai catatan, target ini dibuat jauh-jauh hari oleh PDIP Bali sebelum ada gejolak antara pihak PDIP dan Jokowi terkait masuknya nama Gibran sebagai calon kuat cawapres Prabowo).

Menurut Koster, persoalannya bukan apakah masih optimis atau tidak target akan tercapai, melainkan bagaimana target tersebut harus dikerjakan supaya tercapai. Dia pun ngotot tidak ada revisi atau penurunan target melihat perkembangan yang terjadi saat ini. “Oo tidak ada (revisi), tetap 95 persen, dan mudah-mudahan tercapai berkat tentu saja harapan dan mohon doa restu masyarakat Bali,” paparnya dengan ekspresi serius.

“(95 persen) itu target maksimal, ada target minimal 90,” sebut Mahayastra, seakan hendak mengoreksi pernyataan Koster. Disentil apakah memang ada target minimal seperti diungkapkan Mahayastra, lagi-lagi Koster bergeming. “Tidak ada (target minimal), sudah segitu,” tegasnya.

Untuk tim pemenangan, Koster berujar baru dibentuk untuk tingkat Provinsi dengan dia sebagai Ketua, wakilnya dari Perindo, Hanura dan PPP. Tahap berikutnya barulah membentuk relawan Ganjar-Mahfud.

Mengenai masih memasang target 95 persen di tengah tingginya tensi politik antara kubu Istana dan elite PDIP, sejumlah kader yang dimintai tanggapan terkesan lesu. Pada intinya mereka merasa target terlalu tinggi, karena pergerakan pendukung Prabowo di Bali kian gencar. “Gimana kita mau dapat suara segitu, pendukung Prabowo juga makin masif sekarang bergerak. Ya kita kerja maksimal aja,” komentar sumber yang enggan disebut namanya.

Di bagian lain, walau Koster berujar konsolidasi dihadiri semua pengurus DPC se-Bali, ternyata ada tiga ketua DPC yang tidak hadir. Mereka adalah Giri Prasta, Ketua DPC Badung; Putu Agus Suradnyana, Ketua DPC Buleleng, dan Komang Sanjaya, Ketua DPC Tabanan. Khusus untuk Sanjaya, ada keterangan bahwa Bupati Tabanan itu periksa kesehatan ke Jakarta.

“Waktu Pak Koster absen per DPC, Badung tidak hadir Ketua dan Sekretarisnya, padahal sebenarnya Pak Parwata (Sekretaris) ada di luar ruangan. Buleleng hadir Sekretaris DPC, Ketua tidak hadir. Nggak ada penjelasan kenapa mereka tidak hadir, Pak Koster juga tidak nanya lebih detail waktu absen,” bisik seorang sumber. hen

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.