Klungkung Dihadiahi Pembangunan PLUT-KUMKM

  • Whatsapp
BUPATI Suwirta saatvmenerima kunjungan tim dari Kementerian Koperasi dan Kementerian Bappenas, Kamis (2/9/2021). foto: ist

KLUNGKUNG – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, menerima kunjungan tim dari Kementerian Koperasi dan Kementerian PPN/Bappenas di ruang rapat Bupati Klungkung, Kamis (2/9/2021).

Kunjungan tersebut untuk menindaklanjuti usulan pembangunan dan revitalisasi Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) tahun anggaran 2022 yang didanai Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang koperasi dan UMKM.

Bacaan Lainnya

Bupati Suwirta juga mengajak Koordinator Tim, Findiana Galih, bersama rombongan untuk melihat secara dekat potret destinasi objek wisata. Tim diajak ke Monumen Ida Dewa Agung Jambe, Kerta Gosa, Pasar Seni Semarapura, Terminal Galiran, Objek Wisata Wayang Klasik Kamasan, dan terakhir melihat situasi gedung rencana PLUT-KUMKM di eks SD 4 Kamasan, Banjar Kacangdawa, Desa Kamasan. “Program destinasi wisata ini sudah kami rancang dengan tujuan meningkatkan SDM dan UMKM di Kabupaten Klungkung,” ujar Suwirta.

Program PLUT-KUMKM merupakan program Kementerian dalam upaya meningkatkan kinerja produksi, pemasaran, pembiayaan, pengembangan sumber daya manusia (SDM). Caranya melalui peningkatan kapasitas kewirausahaan, teknis, dan manajerial guna meningkatkan daya saing UMKM. Dipilihnya lokasi eks SD 4 Kamasan, karena Desa Kamasan salah satu desa wisata yang dekat dengan perkotaan.

Baca juga :  Buka Program Padat Karya Tunai, Made Toya: Angkat Perekonomian Masyarakat

Selain itu juga dekat dengan Pusat Kebudayaan Bali, gagasan Gubernur Bali I Wayan Koster, yang sedang dibangun di eks galian C. “Rencananya Klungkung akan membangun gedung PLUT-KUMKM di eks SD 4 Kamasan, di atas lahan kurang lebih 24 are. Mari kita doakan bersama semoga proses pembangunan ini bisa berjalan lancar sesuai rencana,” harap Bupati.

Melalui program tersebut, Suwirta berharap dapat mendidik masyarakat, dan generasi muda Klungkung khususnya, secara terpusat. Setelah dididik dan dibina, kata dia, pelaku UMKM dapat diberdayakan dan dapat membangkitkan UMKM yang ada di Klungkung, sebagai upaya menekan angka pengangguran serta menurunkan angka kemiskinan.

“Jika gedung PLUT-KUMKM ini sudah didirikan, maka nanti dijadikan tempat mendidik dan pendukung salah satu inovasi Pemkab Klungkung, yakni generasi muda yang tergabung dalam Entrepreneur Masuk Desa,” terangnya.

Findiana Galih memaparkan, kedatangannya dan tim membawa berita baik. Setelah tim melakukan penilaian, Kabupaten Klungkung masuk dan menjadi salah satu dari 14 kabupaten/kota yang mendapat DAK Pembangunan dan Revitalisasi Pusat Layanan.

Selain itu, jelasnya, program ini juga merupakan pendampingan dari Kementerian Koperasi dan UKM terhadap Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah sebagai perhatian pemerintah dalam meningkatkan peran Koperasi dan UKM dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Inti program tersebut adalah membantu memberi pelayanan optimal kepada pembangunan dan pengembangan usaha, dalam upaya meningkatkan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.