POSMERDEKA.COM, TABANAN – Bimtek Pemberdayaan Perempuan dalam Strategi Komunikasi Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Melalui Konten Fotografi dan Media Sosial jadi salah satu kegiatan yang diselenggarakan di Pokdarwis Taman Griya, Desa Tegaljadi, Kecamatan Marga, Tabanan, Jumat (25/8/2023). Acara tersebut juga dihadiri Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, dan Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya.
Bimtek yang merupakan kerja sama dengan Kemenparekraf RI dan Kementerian P3A RI itu, juga didukung dan dihadiri Menteri P3A RI, Bintang Puspayoga. Sementara Menparekraf RI Sandiaga Uno diwakili Sekmen Giri Adnyani. Tak ketinggalan jajaran Pengurus Pokdarwis Taman Griya, juga para peserta bimtek.
Bintang Puspayoga mengaku bahagia bisa hadir dalam bimtek tersebut. “Astungkara, hari ini kita masih bisa berkumpul bersama, dan kami mengapresiasi Kemenparekraf yang telah melaksanakan kegiatan ini,” ungkapnya.
Bimtek tersebut dikatakan memiliki tujuan yamg sangat mulia terhadap kemajuan para perempuan di Tabanan “Perempuan harus diberikan pelatihan seperti ini. Ketika kita memgembangkan desa wisata, maka harus perempuan yang diberdayakan, seperti melalui pelatihan ini,” ujarnya, seraya menyebut ketika bicara soal pariwisata, maka tidak bisa dipisahkan dengan UMKM, oleh-oleh, souvenir, dan lainnya.
Hal senada disampaikan Bupati Sanjaya. yang juga mengapresiasi kegiatan bimtek tersebut. Dia meyakini bahwa kegiatan tersebut akan membuat para perempuan di Tabanan lebih kreatif dalam memanfaatkan media sosial. “Atas nama pribadi dan atas nama Pemkab Tabanan, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri (Bintang) dan jajaran, atas dukungan dan perhatian terhadap pemberdayaan perempuan, khususnya dalam pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Sanjaya menyadari bahwa digitalisasi jadi sebuah keniscayaan dalam industri global saat ini, dengan basis kreatif dan mengemas produk dalam balutan menarik untuk dijual. “Pasar global menyediakan konsumen yang tidak terbatas, tidak dibatasi oleh sekat-sekat negara. Pasar inilah yang belum tergarap secara optimal. Untuk itu, saya mendukung dan mengapresiasi penyelenggaraan bimtek ini. Apalagi yang disasar adalah perempuan dan pelaku pariwisata,” tegasnya. Sanjaya berharap kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang memantapkan diri. “Ikuti dengan serius, sehingga mampu meningkatkan potensi desa ke tingkat yang lebih tinggi, tanpa meninggalkan tugas sebagai ibu rumah tangga,” pungkasnya. gap
























