Kembali Pecah Rekor, Sehari 11 Pasien Covid-19 di Bali Meninggal Dunia

  • Whatsapp

”Pasien Sembuh 94 Orang, Terkonfirmasi Positif Bertambah 173 Orang”

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Bali kembali memecahkan rekor baru kasus kematian, seiring mulai diberlakukannya Peraturan Gubernur (Pergub) No. 46 Tahun 2020, Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Desease 19 (Covid-19) Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru, secara serentak di Bali, Senin (7/9/2020).

Berdasarkan data yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, Senin (7/9/2020), tercatat 11 pasien Covid-19 di Bali meninggal dunia yang dilaporkan 7 kabupaten/kota. Rinciannya, Klungkung tertinggi 3 orang, Bangli 2 orang, Gianyar 2 orang, Badung, Denpasar, Tabanan dan Karangasem masing-masing 1 orang.

Rekor harian sebelumnya terjadi Sabtu (5/9/2020), dimana saat itu tercatat 10 pasien meninggal dunia dalam sehari. Umumnya, mereka yang menghembuskan nafas terakhir disertai penyakit penyerta (kormobid) seperti hypertensi, diabetes militus, radang paru-paru, dll.

Baca juga :  Jawab Pemandangan Umum Fraksi DPRD Gianyar, Bupati Mahayastra Paparkan Kebijakan Masalah PPDB

”Ya, kembali ada kabar duka, bahkan hari ini jumlahnya terbanyak 11 orang meninggal dunia, sehingga totalnya menjadi 116 orang (1.82%) dengan rincian 114 WNI dan 2 WNA,” ungkap Sekretaris GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Senin (7/9/2020).

Di hari yang sama Senin (7/9/2020), juga dilaporkan sebanyak 173 terkonfirmasi positif melalui transmisi lokal. Kota Denpasar menjadi penyumbang terbanyak 36 orang, disusul Buleleng 31 orang, Badung 29 orang, Klungkung 22 orang, Karangasem 19 orang, Gianyar 17 orang, Tabanan 10 orang, Bangli 5 orang dan Jembrana 4 orang.

”Dengan demikian, secara kumulatif, kini kasus covid-19 di Bali berjumlah 6.385 orang. Dari jumlah itu, didominasi kasus melalui transmisi lokal, dimana per hari ini sebanyak 5.983 kasus (93,70%),” jelas Rentin yang juga Kalaksa BPBD Provinsi Bali itu.

Baca juga :  Tips Simpan Daging, Buah dan Sayur agar Tahan Lama

Kabar baiknya di hari yang sama, kesembuhan pasien covid-19 di Bali bertambah 94 orang, meski jumlahnya masih di bawah terkonfirmasi positif baru. Kota Denpasar mencatatkan pasien sembuh terbanyak yakni 21 orang, disusul Buleleng 17 orang, Klungkung 14 orang, Gianyar 11 orang, Karangasem 11 orang, Jembrana 9 orang, Bangli 6 orang, Badung 3 orang dan Tabanan 2 orang. Dengan demikian, total pasien yang sudah sembuh sebanyak 5.111 orang (80,05%).

Meningkatnya kasus positif baru dalam sepekan ini yang jauh melampaui pasien sembuh, membuat pasien (kasus aktif) dalam perawatan naik tajam yang kini menjadi 1.158 orang (18,14%), yang tersebar di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Melihat makin tingginya kasus kematian dan melonjaknya kasus positif baru harus diakui memang sangat memprihatinkan banyak pihak. Karena itu, Rentin tak henti-hentinya mengajak masyarakat Bali untuk lebih waspada dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, dimana saja dan kapan saja.

Baca juga :  Ada Kelaparan Akibat Pandemi? Ini Jawaban Ketua Fraksi PDIP Bali

Terlebih, lanjut Ketua Kwarda Provinsi Bali itu, Gubernur Bali Wayan Koster telah mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus disease 19, yang mengatur tentang sanksi administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan.

Pergub 48 tersebut diberlakukan secara serentak di Bali mulai Senin (7 September 2020), dimana besaran denda yang diterapkan sebesar Rp100.000 bagi pelanggar perorangan, dan denda Rp1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

”Mudah-mudahan, dengan mulai diterapkannya Pergub tersebut, membuat masyarakat Bali lebih disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan dimana saja dan kapan saja, mendukung upaya pemerintah dalam memutus covid-19 ini,” harap Rentin. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.