Kejuaraan Dunia BWF 2026: Rehan/Gloria Singkirkan Wakil Malaysia, Bimo/Arlya Menang Dramatis

GANDA campuran Indonesia Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran saat menghadapi pasangan Prancis Julien Maio/Lea Palermo pada babak 64 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, Selasa (18/8/2026). Bimo/Arlya menang 21-12, 13-21, 22-20. foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja menang mudah, setelah menyingkirkan wakil Malaysia Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien pada babak pertama Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, Selasa (18/8/2026).

Sukses Rehan/Gloria diikuti ganda campuran Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran dengan kemenangan dramatis. Bimo Prasetyo/Arlya menyelamatkan empat match point yang dimiliki lawannya, untuk memenangi laga debut mereka.

Read More

Rehan/Gloria mengamankan kemenangan dua gim langsung 21-16, 21-3. “Kami tidak sempat tes arena pertandingan karena baru sampai pada Senin dinihari dan tadi memang di gim pertama masih meraba-raba kondisi lapangan,” kata Rehan usai laga.

Meski masih beradaptasi dengan kondisi lapangan pada gim pembuka, Rehan/Gloria mampu menemukan permainan mereka dan tampil semakin dominan pada gim kedua. Perolehan angka pasangan Indonesia melaju jauh hingga menutup gim tersebut dengan keunggulan 18 angka.

Rehan mengatakan kemenangan tersebut menjadi modal positif setelah mereka menjalani persiapan dalam waktu yang relatif singkat untuk tampil di Kejuaraan Dunia. “Main di Kejuaraan Dunia memang tidak bisa diduga, kalau rezekinya masuk pasti masuk. Kami menjadi bukti ketika sudah dibilang berat tapi last minute bisa main,” ujar Rehan.

Gloria menambahkan bahwa mereka masih mencari ritme pertandingan pada gim pertama sebelum menemukan momentum untuk mengendalikan permainan. “Di gim pertama main masih mencari hawa pertandingannya, cari ritmenya tapi kebetulan dapat titik balik ketika lawan tiba-tiba terpicu service fault karena delay lalu protes,” ujar Gloria.

Menurut Gloria, situasi tersebut membuat pasangan Malaysia kehilangan fokus, sementara ia dan Rehan mampu mempertahankan konsentrasi hingga mengamankan gim pertama. “Selebihnya sejauh ini merasa cukup baik,” kata Gloria.

Tertinggal 16-20
Sementara, Bimo/Arlya bangkit dari ketertinggalan 16-20 pada gim penentuan sebelum menundukkan pasangan Prancis Julien Maio/Lea Palermo 21-12, 13-21, 22-20 pada babak 64 besar.

“Alhamdulillah masih diberikan kemenangan hari ini, tadi sudah tertinggal 16-20 di gim penentuan tapi kami coba main nothing to lose saja, yakin dengan apa yang kami punya, tidak usah memikirkan menang atau kalah,” kata Arlya setelah laga.

Bimo mengatakan mereka berusaha tidak melakukan kesalahan sendiri ketika berada dalam posisi tertekan tersebut dan memilih berkonsentrasi pada satu poin demi satu poin. “Akhirnya kami berpikir untuk fokus satu poin ini tidak boleh mati sendiri akhirnya pelan-pelan bisa mengejar,” ujar Bimo,seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Bimo/Arlya membuka pertandingan dengan baik setelah menguasai gim pertama 21-12, namun takluk 21-13 pada gim kedua, sebelum memenangkan gim penentuan dengan 20-16.

Arlya mengakui ketegangan tampil untuk pertama kalinya pada Kejuaraan Dunia turut memengaruhi permainan mereka. “Kami harus bisa lebih mengontrol emosi dan menjaga konsistensi di match selanjutnya,” kata Arlya.

Bimo mengungkapkan atmosfer Kejuaraan Dunia berbeda dibandingkan turnamen yang sebelumnya mereka ikuti. “Kami tidak tahu apakah akan punya kesempatan seperti ini lagi jadi kami mau maksimalkan sekarang,” pungkas Bimo. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.