Kekurangan Anggaran Pilkada Tabanan Ditambal KPU RI

  • Whatsapp
I Dewa Agung Lidartawan. Foto: gus hendra
I Dewa Agung Lidartawan. Foto: gus hendra

DENPASAR – Kegelisahan KPU Tabanan karena anggaran Pilkada 2020 masih ada kekurangan, mulai ada sekilas harapan. KPU RI siap menanggulangi sebagian besar kekurangan anggaran tersebut dengan menggunakan dana APBN, terutama untuk pengadaan alat pelindung diri (APD) bagi jajaran penyelenggara yakni PPK dan PPS. “Sudah, sudah ada titik terang untuk Tabanan. KPU RI sudah transfer senilai 3,2 miliar,” kata Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Lidartawan, Selasa (23/6/2020).

Dana tersebut, jelas Lidartawan, digunakan untuk pengadaan APD pada bulan Juni dan Juli mendatang. Sebab, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mewajibkan penyelenggara menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19 saat bertugas di lapangan. “Dana dari pusat itu termin pertama, untuk membantu Tabanan menjalankan pilkada dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Nanti termin kedua akan ditransfer lagi pada Agustus mendatang,” terangnya.

Baca juga :  KNPI Bali Salurkan APD untuk Tenaga Kesehatan Jembrana

Menurut perhitungannya, jika total Tabanan mendapat suntikan dana dari pusat sekira total Rp 5 miliar, maka sisanya sekira Rp 2,4 miliar yang dibutuhkan mesti menjadi tanggung jawab Pemkab Tabanan. Jadi, imbuhnya, Pemkab tidak usah pusing memikirkan cari dana tambahan Rp 7,4 miliar. “Cukup fokus sisanya saja,” serunya.

“Kemudahan” lain yang diberi kepada Pemkab Tabanan, kata dia, yakni KPU Bali dan KPU Tabanan sepakat tidak kaku mengikuti Permendagri 41/2020 yang memerintah pemkab/pemkot yang ada pilkada untuk menyalurkan NPHD paling lambat 9 Juli mendatang. Fleksibilitas itu, sebutnya, untuk memberi kelonggaran pemerintah daerah menyiapkan anggaran. Hanya, sambungnya, kelonggaran tersebut jangan sampai membuat pemerintah daerah jadi “kelupaan” menepati komitmennya. “Yang penting, karena sudah ada kelonggaran, anggaran yang dijanjikan agar benar-benar diselesaikan tepat waktu,” tegasnya.

Baca juga :  Belasan Babi di Bugbug Samuh Mati Mendadak

Sebelumnya, kebutuhan dana Pilkada Tabanan mencapai Rp 35,9 miliar, dan setelah optimalisasi ditekan sampai angka Rp 32,5 miliar. Sayang, Pemkab Tabanan baru menyanggupi Rp25 miliar, dan sejauh ini gelagatnya “lempar handuk putih” untuk menambah sesuai kebutuhan. Menurut Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa, Rabu (17/6) lalu, untuk Pilkada 2020 ini harus menambah 351 TPS. Hal itu sebagai konsekuensi instruksi KPU RI untuk membatasi pemilih maksimal 500 orang di satu TPS. Sebelumnya, dalam kondisi normal, dirancang 785 TPS. Namun, perubahan protokol pemilihan saat pandemi jumlah TPS mencuat nyaris separuhnya menjadi total 1.136 TPS. hen

banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 SMK BALI DEWATA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.