Kebakaran Rumah, Damkar Sempat Nyasar ke Lokasi Kejadian

PETUGAS kepolisian saat melakukan olah TKP di lokasi kebakaran yang menghanguskan rumah milik Ni Ketut Sabeh (70), pada Minggu (15/1/2023) sekitar pukul 01.58 Wita. Foto: ist

KARANGASEM – Kebakaran yang menghanguskan rumah kembali terjadi di Kabupaten Karangasem, tepatnya di Banjar Dinas Panek, Desa Ban, Kecamatan Kubu pada Minggu (15/1/2023) sekitar pukul 01.58 Wita.

Musibah terjadi akibat pemilik rumah, Ni Ketut Sabeh (70), lupa mematikan api tungku setelah selesai membuat jajanan Bali. Petugas pemadam kebakaran (damkar) juga sempat nyasar saat menuju ke lokasi kejadian.

Read More

Perbekel Desa Ban, I Gede Tamu, membenarkan adanya peristiwa kebakaran yang menimpa rumah warganya. Tamu mengatakan, sebelumnya pemilik rumah sempat memasak.

“Ketika saya dapat informasi ada rumah warga terbakar, saya langsung minta penanganan ke Damkar Karangasem. Tapi karena jarak tempuh ke Kubu dari Karangasem lumayan jauh, rumah warga tersebut nyaris ludes terbakar,” tuturnya saat dihubungi.

I Ketut Budiasa, warga setempat, menceritakan, selama ini pemilik rumah memang mempunyai usaha kecil-kecilan membuat jajanan bali jenis gina. Namun, malam itu dia diduga lupa mematikan api tungku usai membuat jajanan, sehingga menyebabkan kebakaran. “Percikan api mengenai benda yang mudah terbakar,” kata Budiasa.

Kejadian tersebut diketahui kali pertama oleh pemilik rumah. Saat dia terbangun, api sudah berkobar sangat besar di tempat pembuatan jajanan bali. Sebagian bangunan rumah juga terbakar.

“Pemilik rumah berteriak histeris minta tolong, sehingga membuat beberapa warga keluar rumah. Karena kebetulan di lokasi kejadian padat penduduk, warga langsung membantu memadamkan api dengan alat seadanya,” kisah Budiasa.

Akibat kejadian ini, seluruh bahan membuat jajanan seperti ketan, tepung, gula dan juga peralatan yang lainnya hangus terbakar. Selain itu lemari dalam rumah juga ikut terbakar, sedangkan yang lainnya masih bisa diselamatkan karena warga yang membantu sangat banyak.

“Saat petugas Damkar datang, api sudah mulai padam. Petugas sempat nyasar menuju ke lokasi, selain itu jaraknya juga lumayan jauh dan berada di wilayah terpencil,” imbuh Budiasa.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, menambahkan, kebakaran terjadi karena kelalaian pemilik rumah yang lupa mematikan api tungku saat selesai membuat jajanan.

Kerugian ditaksir mencapai Rp80 juta, karena selain membakar tempat pembuatan jajanan Bali dan juga peralatannya, sebagian rumah juga ikut terbakar. “Untuk penanganan, kami kerahkan 12 personel dengan tiga unit armada damkar ke lokasi kejadian dengan menghabiskan sebanyak 5.000 liter air,” tandasnya. nad

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.