12 Unit Kendaraan Listrik Beroperasi di ITDC Bali

  • Whatsapp
IGN Ardita saat menggunakan kendaraan listrik yang akan diterapkan di kawasan Nusa Dua. Foto: gay
IGN Ardita saat menggunakan kendaraan listrik yang akan diterapkan di kawasan Nusa Dua. Foto: gay

MANGUPURA – Sebanyak 12 unit kendaraan 2-Wheel Electric Vehicle (2WEV) atau kendaraan elektrik dengan baterai kini secara permanen dioperasikan di kawasan pariwisata Nusa Dua ITDC. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan ITDC terhadap Peraturan Presiden RI Nomor 55/2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk transportasi Jalan, serta Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih.

Managing Director The Nusa Dua, IGN Ardita, menerangkan, implementasi kendaraan listrik tersebut menjadi hal yang pertama kali diterapkan di kawasan Nusa Dua. Hal tersebut terealisasi berkat kerjasama ITDC dengan PT HPP Energy Indonesia (HEIN) yaitu perusahaan yang bergerak di bidang kegiatan jasa penunjang tenaga listrik dengan menyediakan sistem pendistribusian baterai.

Bacaan Lainnya

‘’Proses ini sudah cukup lama kita tempuh, hampir dua tahun. Jadi kami harap ini menjadi embrio awal dalam upaya menggeliatkan penggunaan motor berbahan listrik,’’ ujarnya Senin (27/12/2020) usai serah terima motor tersebut di Command Center The Nusa Dua.

Kedua belas unit kendaraan 2WEV tersebutr diakuinya akan dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional bagi karyawan dan tenant di Kawasan The Nusa Dua. Dimana lokasi tempat charger atau BEx ditempatkan di depan Kantor ITDC serta Kantor Security, Safety and Fire Brigade The Nusa Dua.

Baca juga :  Tim Yustisi Denpasar Denda 6 Pelanggar Prokes dan Tertibkan Baliho Kadaluwarsa

Ke depan pihaknya juga mengaku akan mengimplementasikan mobil listrik secara bertahap. Dimana persiapan maupun uji coba kendaraan tersebut sudah dilakukan, tinggal menunggu implementasinya saja. ‘’Jadi ini menjadi tahap uji coba kita, ke depan kita akan melihat prospeknya seperti apa untuk menerapkan kendaraan listrik sepenuhnya. Sekarang harga per unitnya masih relatif mahal dibandingkan kendaraan biasa. Kalau ini nantinya menjadi industri, tentu akan lebih terjangkau harganya,’’ paparnya.

Pihaknya berharap dengan pemanfaatan electric vehicle dalam kawasan dapat menjadikan The Nusa Dua sebagai kawasan percontohan Bali Energi Bersih. Hal tersebut juga selaras dengan konsep pariwisata era adaptasi kebiasaan baru melalui implementasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability). Sekaligus mewujudkan The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata berkualitas yang lebih bersih, aman, dan nyaman sehingga dapat menjadi tambahan daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung.

Direktur Utama PT HPP Energy Indonesia, Hisashi Murakami, menyampaikan, ITDC sebagai partner kerjasama akan membantu penelitian HEIN untuk pengembangan teknologi transportasi masa depan. Kendaraan roda dua menggunakan baterai yang diserahkan ke ITDC tersebut memiliki spesifikasi antara lain jarak tempuh sejauh 69 km pada kecepatan 40 km/jam, Max Torque: 18.0N.m, Max Power: 4.2 kW yang ditenagai oleh dua baterai lithium Ion berkapasitas 50.4V. gay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.