Harga Lobster Naik, Nelayan di Tabanan Semringah

  • Whatsapp
JUKUNG dan alat tangkap lobster, yaitu bubu, adalah bagian dari sisi pemandangan khas di Pantai Yeh Gangga dan beberapa pantai lainnya di selatan Tabanan. Foto: gap
JUKUNG dan alat tangkap lobster, yaitu bubu, adalah bagian dari sisi pemandangan khas di Pantai Yeh Gangga dan beberapa pantai lainnya di selatan Tabanan. Foto: gap

TABANAN – Desember 2020 adalah bulan berkah untuk nelayan lobster di Tabanan. “Ada berita bagus, pada Nataru tahun ini merupakan berkah buat nelayan lobster, karena harga lobster naik,” ungkap Ketua DPC HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Tabanan, I Ketut Arsana Yasa, Senin (28/12/2020).

Pria yang juga akrab disapa Sadam itu menyebutkan, di tengah pandemi Covid-19, pada Desember 2020 ini, harga lobster kembali naik. Lobster dengan berat 150 gram, misalnya, harga naik di atas Rp400.000. “Kebetulan ini masih dalam bulan musim lobster. Pas akhir tahun, cuaca bagus. Selama sepuluh tahun terakhir ini tidak pernah pada akhir tahun dalam cuaca bagus. Biasanya selalu kena angin kencang. Nah, dalam sebulan penuh pada Desember ini kebetulan cuaca bagus, jadi nelayan semua melaut,” ujar Sadam.

Bacaan Lainnya

Salah satu nelayan di Pantai Yeh Gangga adalah I Made Kaya (25). Ketua Kelompok Nelayan Darma Murti itu pun biasa melaut dan berburu lobster. Begitu pula dengan rekannya sesama nelayan, saat cuaca bagus, hasil tangkap lobster pun bagus.

Dikatakan, beberapa nelayan dengan hasil tangkap lobster maupun beberapa jenis ikan lainnya, sebagian dikonsumsi sendiri, dan sebagian lainnya juga dijual kepada pengunjung. “Asal cocok harga, transaksi pun oke,’’ ujarnya.

Baca juga :  Apa Itu ''TRANSGENDER''

Hal senada diungkapkan Bendesa Adat Yeh Gangga, I Ketut Dolia. Menurutnya, nelayan di Yeh Gangga tetap bersemangat melaut, apalagi seperti sekarang ini ketika cuaca bagus. Musim pandami Covid-19 tak berpengaruh signifikan terhadap kunjungan wisatawan, terutama wisatawan lokal.

“Biasanya pagi hari sekitar pukul 08.00 sampai dengan pukul 09.00 Wita, banyak jukung nelayan yang berlabuh dari melaut. Hasil tangkapan ada lobster maupun jenis ikan konsumsi lainnya. Biasanya terjadi transaksi jual-beli lobster dan ikan di wantilan (sisi timur Pantai Yeh Gangga) antara nelayan dan pengunjung lokal. Mudah-mudahan suasana yang bagus itu bisa terus berlanjut,” ucap Dolia. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.