POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Owner Denpasar City FC, I Putu Indra Mandhala Putra SH, MK.n, mengaku bersyukur atas raihan timnya pada ajang International Youth Football Tournament Bali 7s 2026 yang berlangsung selama 4 hari (2-5 April 2026), di Bali United Training Center, Gianyar.
”Saya sangat bersyukur atas capaian yang diraih dalam turnamen internasional Bali 7, karena dari seluruh kelompok yang kami kirimkan mulai dari U8, U10, U12, U14, U16, Pro/U18, itu semua berhasil meraih hasil membanggakan,” ujarnya saat dihubungi posmerdeka.com, Senin (6/4/2026) malam.
”Kita berhasil lolos dari grup masing-masing dengan poin yang baik. Kalau tidak salah hanya di tim U12 meraih runner up, sisanya kami meraih juara grup dengan hasil yang sempurna 12 dari 4 kali bertanding dengan 4 kali menang,” imbuhnya.
Dalam perjalanan selanjutnya, lanjut dia, hanya dua tim yang mencapai babak final (U18 Pro dan U14). Di laga final Tim U18 tampil sebagai juaranya, sedangkan U14 harus puas sebagai runner up, setelah dikalahkan tuan rumah Bali United dengan skor 1-2.
”Tentunya ini sudah sesuai dengan target awal kami, dan tujuan awal Denpasar City ini dibentuk yakni memberikan wadah bagi anak-anak terbaik di Kota Denpasar dan di Bali pada umumnya, untuk menunjukkan bakat mereka dan punya prestasi,”’ ungkap pria yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Saudara Iman.
”Contohnya Tim U18 Pro yang kami kirim, itu semua anak-anak asli binaan kita di Askot PSSI Denpasar yang sebelumnya juga turun di ajang Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) Bali. Juga beberapa anak-anak yang turun membela Perseden di ajang Piala Suratin,” ucap Putu Indra.
Ia menambahkan, Tim U18 Denpasar City dipersiapkan sebagai kerangka untuk Porprov tahun depan (2027) dan juga piala Suratin tahun ini. ”Jadi bangga sekali, di tengah kepungan tim-tim luar Bali seperti Jakarta, Sulawesi, NTB dan juga tim luar negeri seperti Filipina, Malaysia, Thailand, bisa kiia lewati dengan meraih juara,” sebut Putu Indra yang juga menjabat salah satu Exco Askot PSSI Denpasar ini.
Harapan ke depan, dia sangat mengharapkan Denpasar City terus eksis, memberikan kesempatan menjadi wadah bagi pemain-pemain berbakat di Kota Denpasar, dan Bali pada umumnya, untuk menunjukkan talenta-talenta mereka baik untuk turnamen nasional maupun tingkat internasional.
Sebelumnya, saat launching Denpasar City akhir tahun lalu, Senin (29/12/2025) malam, Putu Indra mengatakan Denpasar City akan menjadi satelit bagi Perseden Denpasar yang kini sudah berkiprah di level nasional Liga 3 atau Liga Nusantara musim 2025-2026.
”Artinya, jika ada pemain bertalenta Denpasar belum waktunya direkrut Perseden untuk Liga Nusantara, jadi wadahnya ada di kami (Denpasar City). Kami akan matangkan dan ikutkan mereka berkompetisi di Liga 4 Zona Bali tahun depan,” ungkapnya.
Menurut dia, menjadi pemain sepakbola yang punya prestasi membutuhkan proses panjang. Mulai dibina sejak dini, 6 tahun, 8 tahun, 10 tahun hinga menapaki junior 17 tahun. ”Itu visi Denpasar City untuk mewujudkan misi prestasi di tingkat lokal (Bali), nasional dan bahkan internasional,” pungkasnya. yes
























