DENPASAR – Perkembangan harian penanganan covid-19 di Bali, kembali diwarnai lonjakan kasus positi baru sebanyak 78 orang. Sementara pasien sembuh di hari yang sama bertambah 50 orang. Kabar dukanya, ada tambahan 2 pasien meninggal dunia.
Sesuai data harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Povinsi Bali, dari 78 tambahan kasus positif baru tersebut, kali ini Kabupaten Badung menjadi penyumbang terbanyak 34 orang, disusul Kota Denpasar 23 orang, Klungkung 9 orang, Gianyar 5 orang, Bangli 5 orang dan Karangasem 2 orang. Sementara tiga kabupaten yakni, Jembrana, Buleleng dan Tabanan nihil tambahan kasus positif.
”Ke-78 itu semuanya tertular akibat transmisi lokal (TL). Dengan demikian, secara kumulatif pasien covid-19 di Bali berjumlah 2.856 orang (2.834 WNI dan 22 WNA),” ungkap Sekretaris GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Selasa (21/7/2020).
Sementara, dua pasien yang meninggal karena covid-19, keduanya merupakan warga Karangasem yang terinfeksi karena transmisi lokal. ”Sehingga, total yang meninggal di Bali akibat covid-19 berjumlah 46 orang (44 WNI, 2 WNA),” imbuh Made Rentin.
Kabar baiknya, penambahan pasien sembuh juga kembali cukup banyak 50 orang yang sebelumnya tertular akibat transmisi lokal. Denpasar menjadi yang terbanyak mencatatkan pasien sembuh sebanyak 18 orang, disusul Bangli 10 orang, Gianyar 7 orang, Badung 6 orang, Klungkung 5 orang, Karangasem 3 orang, Buleleng 1 orang.
”Jadi total pasien covid-19 di Bali yang telah sembuh menjadi 2.110 orang (16 WNA, 2,094 WNI),” jelas Made Rentin seraya menambahkan, kini 700 pasien positif (4 WNA, 696 WNI) masih menjalani perawatan. ”Mereka dirawat di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering,” imbuh Kalaksa BPBD Provinsi Bali itu
Made Rentin juga menambahkan, jumlah angka positif di Bali masih didominasi transmisi lokal, yang secara komulatif sebanyak 2.474 (2462 WNI dan 12 WNA). Hal ini menunjukkan, masih banyak warga masyarakat belum disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Meskipun data kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan, GTPP Bali tetap mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga.
Menurutnya, kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.
”Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian,” ajak Made Rentin. yes
























