Tercatat 156 Pasien Covid-19 di Bali Berusia 0-9 Tahun

  • Whatsapp
KETUA Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra. foto: ist

”GTPP Bali: Orang tua boleh dampingi perawatan pasien covid-19 Anak-anak”

DENPASAR – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali merilis, total kasus positif Covid-19 di Bali berjumlah 2.856 hingga Selasa (21/7/2020). Dari jumlah itu, tercatat 156 merupakan pasien anak-anak berusia 0-9 tahun termasuk Balita.

Bacaan Lainnya

Hal itu diungkapkan Ketua Harian GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra. Dikatakan, pasien positif Covid-19 yang tergolong balita dan anak-anak, boleh didampingi orang tuanya selama ini menjalani perawatan.

“Iya, bayi dan anak-anak yang terinfeksi Covid-19 ketika dirawat di rumah sakit, mereka didampingi orang tua masing-masing atapun pengasuhnya. Tetapi orang tua atau pengasuhnya itu menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) lengkap,” kata dia disela-sela menghadiri Sidang Paripurna DPRD Provinsi Bali di Denpasar, Selasa (21/7/2020).

Berdasarkan hasil evaluasi, tambah Dewa Indra, meskipun pasien balita ataupun anak-anak dirawat didampingi orang tuanya, astungkara (atas izin Tuhan) tidak sampai tertular Covid-19 dari buah hati mereka, karena memang sudah dilindungi APD.

”Pasien balita dan anak-anak yang terinfeksi Covid-19 tidak saja dirawat di RS, tetapi juga ada yang menjalani perawatan di sejumlah tempat karantina yang dikelola Pemprov Bali,” terang Dewa Indra, seperti dilansir dari antaranews.

Dewa Indra menambahkan balita maupun anak-anak sampai terinfeksi Covid-19 karena tertular dari anggota keluarganya yang beraktivitas di luar rumah ataupun ketika anak-anak beraktivitas di luar rumah.

Baca juga :  Bawaslu dan Satpol PP Turunkan APK Paslon

“Ketika pulang, mereka bisa saja menularkan pada ibu, kakeknya, neneknya, adik atau kakaknya di rumah,” ujar pria yang juga Sekda Provinsi Bali itu menjelang Hari Anak Nasional pada 23 Juli.

Dewa Indra juga menjelaskan, jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Baali dengan pasien yang berusia 10-19 tahun sebanyak 219 orang, usia 20-29 tahun (634), 30-39 tahun (558), 40-49 tahun (541), 50-59 tahun (459), 60-69 tahun (200), 70-79 tahun (67) dan 80-89 tahun sebanyak 17 orang.

“Penambahan kasus positif Covid-19 yang terus terjadi ini, kami harapkan menjadi kesadaran bagi semua pihak untuk lebih menjaga diri dan kesehatannya. Dengan menerapkan protokol kesehatan, di mana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga,” harapnya.

Menurut Dewa Indra, kesadaran dan partisipasi masyarakat dibutuhkan untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai adaptasi kebiasaan baru atau di Bali disebut dengan tatanan kehidupan era baru menuju masyarakat Bali yang produktif dan bebas Covid-19. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.