POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengajak media untuk memerangi informasi tidak benar atau hoaks. “Provokasi-provokasi di media sosial seiring perkembangan informasi dan teknologi. Oleh sebab itu, Polri juga membentuk secara khusus Direktorat Cyber mengantisipasi kejahatan dunia maya dan peran media sangat penting sebagai sarana edukasi dan kontrol sosial,” ungkap Kapolda Bali, Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra, saat acara ramah tamah bersama media di Bali di Gedung PRG Polda Bali, Jumat (8/9/2023).
Menurutnya, peran media sangat penting dalam melakukan edukasi kepada masyarakat terkait maraknya hoaks dan kampanye gelap jelang Pemilu tersebut. Sehingga, dengan kerja sama yang dilakukan untuk pengumpulan, pengelolaan dan analisis data dalam penyajian informasi bisa lebih akurat dan dapat dipercaya.
“Ke depannya Polda Bali akan mengadakan beberapa agenda guna menekan berita hoaks serta isu-isu provokatif yang memicu polarisasi di masyarakat seperti Jumat Curhat, Polisi Banjar dan lain sebagainya,” paparnya.
Ia berharap, dengan silaturahmi ini sekaligus menyamakan persepsi dan pemahaman meningkatkan koordinasi dan sinergitas antara Polda Bali dengan rekan-rekan media di Bali. tra























