Jangan Lengah! Walau Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Bali Terus Meningkat

  • Whatsapp

Hari Ini Pasien Sembuh 77 Orang, Terkonfirmasi Positif 73 Orang dan Meninggal Dunia Bertambah 1 Orang

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Bali, Rabu (4/11/2020), kembali mencatatkan pasien sembuh yang lebih banyak dari tambahan kasus terkonfirmasi positif. Kabar baik ini sekaligus peringatan masyarakat agar tidak lengah, karena selisihnya sangat tipis.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data harian yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Rabu (4/11/2020), sebanyak 77 pasien dinyatakan sembuh, hanya terpaut 4 orang dari tambahan kasus positif baru sebanyak 73 orang (60 TL, 8 PPDN dan 2 PPLN).

Kasus positif baru ada tren peningkatan dalam dua hari terakhir. Sempat di angka 39 orang pada Senin (2/11/2020), keesokan harinya Selasa (3/11/2020) naik menjadi 60 orang dan kini naik lagi menjadi 73 orang. Ini perlu diwaspadai seluruh lapisan masyarakat Bali, paling tidak dengan meningkatkan disiplin diri mematuhi protokol kesehatan.

Dari catatan Satgas, 73 orang yang terpapar covid-19 hari ini dilaporkan seluruh kabupaten/kota dengan rincian; Denpasar (18 orang), Badung (15), Gianyar (13), Tabanan (8), Buleleng (6), Jembrana (5), Klungkung (4), domisili lain (2), Bangli dan Karangasem masing-masing 1 orang.

Baca juga :  KPU Karangasem Tetapkan Daftar Pemilih Sementara, Ini Jumlahnya

”Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Bali berjumlah 11.979 orang (11.950 WNI dan 29 WNA) yang didominasi transmisi lokal, dimana per hari ini jumlahnya mencapai 11.568 kasus,” ujar Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Rabu (4/11/2020).

Sementara 77 pasien sembuh juga dilaporkan seluruh kabupaten/kota di Bali. Rinciannya; Badung (16), Denpasar (11), Gianyar (11), Klungkung (11), Buleleng (9), Jembrana (7), Tabanan (6), Bangli (5) dan Karangasem 1 orang. Jadi, total pasien sembuh di Bali, kini berjumlah 10.924 orang (91,19%) dengan rincian 10.898 WNI dan 26 WNA.

Di hari yang sama, masih juga ada kabar, dimana satu pasien tutup usia yang yang merupakan warga Denpasar. ”Sampai hari ini, pasien positif covid-19 yang meninggal dunia di Bali berjumlah 393 orang (3,28%) dengan rincian 391 WNI dan 2 WNA,” imbuh Rentin.

Berdasarkan data tersebut, kini kasus aktif (pasien dalam perawatan) di Bali berkurang lagi 5 orang, menjadi 662 orang (5,53%) dengan rincian 661 WNI dan 1 WNA, yang dirawat di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Kabar baik juga terus mengiringi perkembangan pandemi covid-19 nasional, dimana jumlah pasien sembuh kembali lebih banyak dari tambahan kasus positif baru. Kali ini, pasien sembuh sebanyak 3.785 orang atau 429 orang lebih banyak dari tambahan kasus positif baru yang berjumlah 3.356 orang. Sedangkan kasus meninggal berjumlah 113 orang yang dilaporkan 20 provinsi.

Baca juga :  Penutupan Objek Wisata di Kutsel Diperpanjang

Mengingat tambahan kasus positif baru kembali menunjukan tren meningkat, Rentin kembali mengingatkan masyarakat Bali lebih waspada dengan meningkatkan disiplin mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan, menghindari keramaian dan menjaga jarak.

Kalaksa BPBD Provinsi Bali itu juga menegaskan, pengendalian dan pencegahan covid-19 merupakan tanggung jawab bersama. ”Sinergi antara pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu, mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada,” tandas Rentin.

Ingat pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker kapanpun & dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

Rentin juga menegaskan, pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

”Mari kita dukung upaya pemerintah, dengan penuh disiplin melaksanakan protokol kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini,” ajak Made Rentin. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.