MATARAM – Pengurus DPC dan Fraksi PDIP DPRD Kota Mataram turut serta bersama ratusan kader PDIP NTB berziarah ke makam Proklamator sekaligus Presiden RI pertama, Soekarno (Bung Karno) di Blitar, Jawa Timur, Sabtu (11/3/2023).
Ketua DPC PDIP Kota Mataram, Made Slamet, mengatakan, spirit perjuangan melalui ziarah makam Bung Karno adalah sarana menanamkan semangat dan nilai juang kepahlawanan kepada para kader partai. Kekompakan adalah salah satu modal kunci untuk kader PDIP di Kota Mataram, agar dapat meraih target delapan kursi yang ditetapkan DPD PDIP NTB. Target itu diakui bukan pekerjaan mudah.
“Maka semangat untuk para kader, terutama para pengurus DPC, dan Fraksi PDIP DPRD Mataram, untuk lebih fokus dan bahu-membahu untuk kompak menjadi kunci dalam memenangkan pertarungan di Pemilu 2024,” katanya, Senin (13/3/2023).
Menurut anggota DPRD NTB itu, jika merujuk pada amanat Kongres PDIP di Bali tahun 2019, tentu kunci dan modal untuk hattrick kemenangan atau menang tiga kali Pileg maupun Pilpres pada Pemilu 2024, adalah hanya dengan kekompakan dan kesolidan kader partai. Dengan ke makam Bung Karno di Blitar, dia mendaku spirit perjuangan Bung Karno harus terus digelorakan. Kader PDIP berkewajiban menjadi mata dan telinga bagi partai untuk mendengarkan jeritan hati rakyat.
“Prinsip menangis dan tertawa bersama rakyat yang sudah Ibu Megawati perintahkan, juga Ketua DPD PDIP NTB ingatkan, harus terus dijadikan acuan oleh kader di Kota Mataram untuk bertempur dan bekerja hingga Pemilu 2024,” serunya bersemangat.
Dia menuturkan, Kota Mataram pernah menjadi pemenang Pemilu tahun 1999. Untuk pemilu berikutnya PDIP selalu di posisi kedua dan ketiga. Karena itu, dia menegaskan sudah waktunya di 2024 merebut kembali kemenangan di Kota Mataram.
Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Mataram, Nyayu Ernawati, menambahkan, ziarah ke makam Bung Karno sebagai upaya meningkatkan spirit kejuangan para pengurus dalam menyongsong Pemilu 2024. Melalui ziarah ini, dia berujar bisa mentransfer nilai-nilai kejuangan dan nasionalis dari Bung Karno sebagai modal menjalankan tugas-tugas kepartaian.
“Apalagi target delapan kursi di Pemilu 2024 cukup berat. Tapi, dengan kesolidan setiap pengurus dan kader partai, maka hal itu akan bisa dilakukan,” cetusnya bernada percaya diri. rul
























