POSMERDEKA.COM, BANGLI – Lahan hutan konservasi di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur Bukit Payang, Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Bangli terbakar pada Sabtu (13/9/2025). Kebakaran di dua lokasi hutan, yakni di Blok Toya Bungkah dan di Blok Seked, menghanguskan sekitar 15 are hutan. Penyebab kebakaran diduga lantaran ada warga lalai usai membakar sampah.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa, Senin (15/9/2025) menyampaikan, kebakaran di Blok Toya Bungkah seluas 10 are dan di Blok Seked sekitar 5 are. “Tidak ada korban luka-luka maupun korban jiwa, termasuk nihil terjadi kerusakan bangunan baik sedang maupun berat. Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Kintamani,” sebutnya.
Di kesempatan terpisah, Kapolsek Kintamani, Kompol Made Dwi Puja Rimbawa, menyampaikan, sebelum kebakaran terjadi, ada aksi bersih-bersih sampah plastik. Yang melaksanakan adalah salah satu komunitas pecinta alam bersama petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Kintamani, sekitar pukul 08.00 Wita. Sebelum pelaksanaan bersih-bersih itu, telah dilakukan koordinasi dengan BKSDA Kintamani.
“Kegiatan bersih-bersih itu dilakukan dari Pura Jati, dan sepanjang jalan pendakian Gunung Batur yang terbagi beberapa pos. Pelaksanaan bersih-bersih diikuti sekitar 300 orang dalam rangka menjaga lingkungan yang sudah mulai tercemar,” katanya.
Setelah dilaksanakan pembersihan, sampah yang ada lalu dikumpulkan kemudian dibakar oleh peserta. Celakanya, saat itu adanya angin cukup kencang, dan kondisi di lokasi merupakan semak belukar kering. Pembakaran sampah mengakibatkan percikan api merembet ke semak belukar kering, dan meluas hingga belasan are. “Peserta menghubungi Damkar Bangli, yang menurunkan dua unit pemadam. Hingga akhirnya sekira pukul 11.20 Wita api berhasil dipadamkan,” pungkasnya. gia






















