HUT Ke-12 Mangupura, Ada Tradisi Baru yang dibuat DPRD Badung

  • Whatsapp
KETUA DPRD Badung, I Putu Parwata, didampingi Wayan Suyasa. Foto: ist
KETUA DPRD Badung, I Putu Parwata, didampingi Wayan Suyasa. Foto: ist

MANGUPURA – DPRD Badung membuat tradisi baru di HUT ke-12 Mangupura, dengan menggelar rapat paripurna. Rapat paripurna khusus memperingati HUT Ibukota Kabupaten Badung kali pertama digelar dengan inisiatif para wakil rakyat Badung.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata; didampingi kedua wakilnya, I Wayan Suyasa dan I Made Sunarta, serta dihadiri Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, para anggota dewan dan perbekel dan lurah se-Kabupaten Badung.  Pada kesempatan itu, bupati menyampaikan pidato hasil kinerja pemerintah yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.

Bacaan Lainnya

“Rapat paripurna ini adalah atas inisiatif DPRD Badung. Tujuannya agar pemerintah terus melakukan inovasi untuk diketahui masyarakat secara luas,” terang Putu Parwata, usai rapat paripurna, Selasa (16/11/2021).

Dalam rapat tersebut para kepala desa dan lurah diundang, tujuannya kata Parwata, agar lurah dan perbekel dapat menyimak secara baik pidato yang disampaikan oleh bupati. Untuk selanjutnya disampaikan dengan baik ke perangkat desa dan kelurahan serta masyarakat terkait kondisi yang terjadi di Kabupaten Badung. “Apa yang telah dicapai menjadi bagian informasi yang disampaikan perbekel dan lurah kepada masyarakat. Bahwa ini lah hasil kerja keras kita,” tegasnya didampingi Wayan Suyasa.

Baca juga :  Pengelola Objek Wisata Kokokan Petulu Kewalahan Penangkaran, Oktober-Desember Musim Kawin Burung

Dengan terbukanya informasi, lanjut dia, masyarakat tidak lagi mengatakan bahwa Badung dalam kondisi defisit. “Jadi dalam pidato HUT ke-12 Mangupura, pembangunan yang telah disepakati bersama dewan dapat berjalan dengan baik dengan penyesuaian,” ujar Parwata.

Pada 2022 pun, tambah Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung itu, pemerintah  masih berkomitmen  menjaga dan menumbuhkan perekonomian, serta penangan sosial dampak Covid-19. Dijelaskannya, saat ini pertumbuhan pendapatan sektor pariwisata khusus dari sektor Pajak Hotel dan Restoran (PHR) berkisar 10-15 persen. “PHR sudah tumbuh 10-15 persen. Pendapatan dari sektor BPHTB mencapai Rp75 miliar per bulan. Maka kita optimis APBD 2021 bisa tercapai,” tandas Parwata. nas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.