POSMERDEKA.COM, BANGLI – Hujan lebat disertai angin kencang memicu bencana alam di dua lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Bangli. Tanah longsor setinggi 15 meter dilaporkan terjadi di sebelah timur SMP Negeri 1 Bangli, Selasa (24/2/2026), pukul 07.45 Wita. Bencana ini mengakibatkan kawat bronjong penahan tanggul putus.
Wakasarpras SMP Negeri 1 Bangli, Sang Putu Sugiarta, menyampaikan, kejadian tersebut telah dilaporkan ke Disdikpora Bangli untuk diteruskan ke Dinas PUPR. Meski nihil korban jiwa, pihak sekolah mengalami kerugian materiil sekitar Rp40 juta.
Dia menyebut langkah antisipasi dilakukan dengan mengimbau siswa agar tidak mendekat ke lokasi kejadian, karena kondisi tanah masih labil dan rawan longsor susulan. “Kami juga minta seluruh warga sekolah tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini,” sebutnya.
Dari wilayah Kecamatan Susut dilaporkan, angin kencang merobohkan dua unit bangunan semipermanen berupa garasi dan gudang di Banjar Linjong, Desa Tiga, Senin (23/2) malam lalu. Bangunan milik I Ketut Sudiasa (49) tersebut roboh menimpa satu unit mobil Terios, empat sepeda motor, dan satu meja biliar.
Kasihumas Polres Bangli, AKP I Gede Ratwijaya, membenarkan adanya kejadian tersebut. Berdasarkan kronologi, pemilik rumah mendengar hembusan angin kencang sekitar pukul 21.00 Wita, disusul suara bangunan roboh.
Pascakejadian, Sudiasa melaporkan peristiwa ini kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa, yang selanjutnya bersama warga sekitar melakukan pembersihan material bangunan. Ratwijaya menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa di Susut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta. Pihak korban menerima kejadian ini sebagai musibah. gia























