Hadiri RAT Koperasi Bina Sejahtera, Wabup Suiasa: Koperasi Harus Sehat Manajemen, Orang, dan Uang

  • Whatsapp
WABUP Suiasa saat menghadiri RAT Koperasi Pegawai Bina Sejahtera Kabupaten Badung Tahun Buku 2020 di Puspem Badung, Jumat (5/3/2021). foto: ist

MANGUPURA – Wakil Bupati (Wabup) Badung, Bali, I Ketut Suiasa menekankan, koperasi harus sehat manajemen, orang, dan uangnya. Hal itu ditegaskannya saat memberikan sambutan dalam Rapat Akhir Tahun (RAT) Koperasi Pegawai Bina Sejahtera Kabupaten Badung Tahun Buku 2020, yang dirangkaikan dengan pemilihan pengurus baru masa bakti 2021-2023, di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Jumat (5/3/2021).

Menurut Suiasa perkembangan koperasi di Kabupaten Badung arahnya sudah sehat. Pemerintah juga sangat berkepentingan dengan adanya koperasi yang tumbuh di tengah masyarakat, karena roda ekonomi dan percepatan pertumbuhan ekonomi dan dinamika ekonomi bergantung pada sektor ekonomi riil yang tumbuh di masyarakat.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Suiasa menyebut, penerapan sistem ekonomi Pancasila di koperasi mampu membangun jiwa kekeluargaan. Karena segala sesuatu didasarkan asas mufakat dari oleh dan untuk anggotanya.

“Tidak salah Bapak Koperasi Mohammad Hatta mengatakan bahwa koperasi merupakan soko guru ekonomi bangsa. Mari kita bersatu dalam menghidupkan usaha koperasi kita bersama. Mari kita jaga dan kawal berlangsungnya koperasi kita ini,” ucapnya.

Wabup meminta Koperasi Pegawai Bina Sejahtera lebih memberikan kemudahan dan ruang untuk anggota. Manfaatkan segala kelebihan dalam membina dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya, terlebih dalam kondisi Covid-19 seperti saat ini.

Baca juga :  Beri Efek Jera, 17 Orang Tidak Pakai Masker Dihukum Menyapu Halaman Pasar

Sementara itu, Ketua Pengurus Koperasi Pegawai Bina Sejahtera Nyoman Sujendra, melaporkan perkembangan koperasi ini selama tahun 2020. Kabag Kesra Setda Kabupaten Badung ini melaporkan ada penambahan anggota 23 orang dan yang keluar 226 orang, sehingga jumlah anggota sampai 31 Desember 2020 sebanyak 4.720 orang.

Secara umum realisasi pendapatan pada tahun 2020 tidak mencapai target yang ditetapkan karena faktor pandemi Covid-19. Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diperoleh pada 2020 sebesar Rp 1,968 miliar, melampaui target sebesar 3,02%. Jika dibandingkan dengan SHU 2019, maka terjadi peningkatan sebesar 15,49 persen.

“Dari sisi tingkat kesehatan, berdasarkan audit yang dilakukan oleh akuntan publik I Wayan Ramantha, atas operasional tahun buku 2020 Koperasi Pegawai Bina Sejahtera memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan tingkat likuiditas 303 persen, solvabilitas 132 persen, dan rentabilitas 10,10 persen,” paparnya.

Pengurus baru Koperasi Bina Sejahtera periode 2021-2023 dipilih dalam RAT dan ditetapkan melalui sidang formatur pada waktu yang sama, ditetapkan I Wayan Weda Dharmaja sebagai Ketua I, I Wayan Sujana sebagai Ketua II, I Gede Ketut Maja Wisana sebagai Sekretaris I, I Made Dwi Putra Sanjaya sebagai Sekretaris II, I Made Wirya Santosa sebagai Bendahara. Selanjutnya di jajaran pengawas I Gede Wijaya sebagai Ketua, Luh Suryaniti dan Putu Agus Ari Brata sebagai anggota.

Ditemui usai acara, I Wayan Weda Dharmaja mengatakan akan mempertahankan hasil baik yang telah dicapai. “Setidaknya ada dua hal yang akan kami lakukan yaitu pertama intensifikasi dalam pengembangan koperasi dan yang kedua adalah ekstensifikasi dalam peningkatan hasil,” ujarnya.

Baca juga :  Gede Dana Hadiri Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan HIV/AIDS

Acara tersebut turut dihadiri Staf Ahli SDM I Wayan Weda Darmaja mewakili Sekda Badung; Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan I Made Widiana; Kepala BPD Cabang Mangupura dan Kepala BPD Cabang Pembantu Tohpati; perwakilan anggota dari masing-masing perangkat daerah, pengurus dan pengawas Koperasi Pegawai Bina Sejahtera. nas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.