BANGLI – Memberi dukungan moril kepada warga Kecamatan Kintamani korban gempa bumi dan tanah longsor yang masih dirawat di RSUD Bangli,Gubernur Bali, I Wayan Koster; bersama Kapolda Bali, Irjen Putu Jayan Danu Putra, membesuk dua korban selamat dari longsor di Banjar Cemara Landung, Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani, Minggu (17/10/2021). Kedua korban dirawat di ruang Nusa Indah RSUD Bangli.
Turut dalam rombongan yakni Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra; Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster; dan anggota DPRD Bali, I Nyoman Budi Utama. Hadir pula Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; Wakil Bupati I Wayan Diar, Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika; Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan; serta Seriasih Sedana Arta,
Dua korban selamat itu yakni Ni Made Mudawati (50) dan Putu Nova Novita Sari (18). Gubernur juga membesuk korban gempa, Ni Wayan Sunadi, asal Banjar Beluhu, Desa Suter, Kecamatan Kintamani. Gubernur Koster dan Putri Suastini Koster memberi semangat kepada para korban.
Koster mengatakan, korban longsor sudah ditangani dan mendapat perawatan medis. Biaya rumah sakit sepenuhnya ditanggung pemerintah. “Ini musibah, pemerintah perlu ada di dalamnya untuk memberi pengayoman kepada masyarakat,” serunya.
Selain itu, sambungnya, Pemprov Bali akan memberi santunan kepada korban yang meninggal senilai Rp10 juta. Untuk rumah rusak akibat longsor, juga akan dialokasikan bantuan. “Perbaikan dilakukan pemilik, nanti akan kami bantu juga,” tegasnya.
Direktur RSUD Bangli, dr. Nyoman Arsana, menjelaskan, kondisi pasien korban longsor berangsur membaik. Made Mudawati dan Putu Nova Novita Sari kini lebih stabil, sedangkan pasien Ni Wayan Sunadi direncanakan pulang pada Senin (18/10) hari ini. gia
























