DENPASAR – KETUA DPC PDIP Karangasem, I Gede Dana, mengakui kehadirannya dalam kontestasi Pilkada Karangasem 2020 mengundang banyak keraguan. Bermodal materi pas-pasan, terang saja peluangnya untuk mengalahkan petahana patut disangsikan. “Banyak yang menyangsikan karena melawan petahana, dan hampir seluruh partai mendukung petahana. Uangnya juga banyak,” kisah Dana saat Rakerda-Rakercabsus PDIP.
Meski begitu, dia bersyukur hasil akhir terbukti dia dapat memenangkan pertempuran politik tersebut. Kemenangan itu pula diklaim sebagai bukti patahnya stigma bahwa masyarakat Karangasem pragmatis dalam berpolitik. Kata dia, semua itu tidak terlepas berkat arahan dan kerja keras Ketua DPD PDIP Bali, I Wayan Koster, yang membuat semangatnya jadi besar.
“Gianyar banyak membantu, Buleleng, Klungkung juga. Saya tidak punya uang, bahkan saldo di BPD hanya 3 juta. Tapi berkat gotong royong dan kerja keras akhirnya bisa mengalahkan petahana tanpa uang,” urai Bupati Karangasem tersebut disambut aplaus hadirin. Koster dan Wakil Sekjen PDIP, Arief Wibowo, yang menyimak pernyataan itu hanya manggut-manggut sembari tersenyum.
Sebagai balas budi atas kerja keras partai mendukungnya tersebut, Dana memasang target dapat meraih minimal 19 kursi di DPRD Karangasem pada Pemilu Legislatif 2024 mendatang. Untuk DPRD Provinsi dia mencanangkan minimal lima kursi, dan mempertahankan jatah 1 kursi di DPR RI.
“Untuk tahun 2024 tetap kader partai di Pilkada. Kami petakan semua jenjang untuk meraih kemenangan partai,” pungkas politisi berpenampilan santun itu. hen























