Empat Pilar Kebangsaan Membangun Kemanusiaan dan Gotong Royong

  • Whatsapp
SOSIALISASI empat pilar kebangsaan yang dilaksanakan MPR RI di gedung Gerakan Pramuka Kwarda Bali, Niti Mandala Renon, dilaksanakan dengan menggunakan protap kesehatan Covid-19, Selasa (16/6). Kegiatan melalui tatap muka dan digabung dengan webinar dengan peserta di media online. Foto: Ist
SOSIALISASI empat pilar kebangsaan yang dilaksanakan MPR RI di gedung Gerakan Pramuka Kwarda Bali, Niti Mandala Renon, dilaksanakan dengan menggunakan protap kesehatan Covid-19, Selasa (16/6). Kegiatan melalui tatap muka dan digabung dengan webinar dengan peserta di media online. Foto: Ist

DENPASAR – Pandemi Covid-19 tak menyurutkan langkah Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI terus mendengungkan dan menyosialisasikan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya kepada generasi muda. Ini dilakukan agar keutuhan bangsa dan gerusan ideologi akibat kondisi terkini dan dampak pandemi tidak terjadi. Bencana justru harus bisa dijadikan momen membangun rasa kemanusiaan dan gotong royong.

Hal itu disampaikan anggota MPR RI asal daerah pemilihan Bali, I Gusti Agung Rai Wirajaya, di sela-sela acara sosialisasi empat pilar kebangsaan dengan tatap muka dan webinar di gedung Gerakan Pramuka Kwarda Bali, Niti Mandala Renon, Denpasar, Selasa (16/6/2020). Di masa pandemi, kata dia, selain mengutamakan masalah kesehatan, keutuhan dan ideologi bangsa juga harus dijaga. “Dengan terus mendengungkan empat pilar ini di tengah-tengah masyarakat, khususnya generasi muda, diharap dapat membangun rasa kemanusiaan, kebersamaan, dan gotong royong,” pesan anggota Komisi XI DPR RI itu.

Baca juga :  PP Perbasi dan IBL Serahkan Dokumen Rencana Kompetisi ke Gugus Tugas

Dia mengungkapkan, pada masa pandemi ada upaya pihak tertentu merongrong keutuhan bangsa, serta upaya menggulingkan pemerintahan yang sah dengan berbagai isu. Sosialisasi empat pilar ini kepada gerakan Pramuka diharap mampu memantapkan kembali nilai-nilai kebangsaan. “Kami berharap gerakan Pramuka menjadi generasi muda terdepan membangun kesadaran berbangsa dan bernegara ini, serta menjadi teladan bagi yang lain,” tegas Rai Wirajaya.

Dalam kegiatan tatap muka dan webinar yang diikuti lebih dari 150 peserta ini, hadiri Ketua Kwarda Bali, I Made Rentin, bersama jajaran wakil ketua dan pengurus Gerakan Pramuka se-Bali yang masuk dalam jalur webinar. Kegiatan ini termasuk pertama dilaksanakan menggunakan gabungan cara tatap muka dan webinar.

Baca juga :  Cegah Meluasnya Transmisi Lokal Covid-19, Desa Tegal Kerta Pantau Arus Balik ODPM

Menurut Made Rentin, dia menawasi dan memantau kegiatan tersebut dengan menerapkan protap ketat, karena menilai acara ini sangat penting. “Gerakan Pramuka harus menjadi penjaga utama empat pilar kebangsaan ini. Dengan semangat yang diberikan Pak Gung Rai, kami berharap dapat memantapkan semangat juang generasi muda bangsa,” seru Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Bali itu.

Dalam sosialisasi itu diisi pula pemateri Ir. I Ketut Witarka Yudiata, MT., dan Dr. Dra. IGA Diah Yuniti, M.Si. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.