Empat Kali Bobol Toko, Udin Dibekuk Polisi

  • Whatsapp
Foto : TERSANGKA TERSANGKA Zainuddin alias Udin (32) tampak tak berkutik saat digelandang ke Polsek Sukawati. Foto: adi
Foto : TERSANGKA TERSANGKA Zainuddin alias Udin (32) tampak tak berkutik saat digelandang ke Polsek Sukawati. Foto: adi

GIANYAR – Zainuddin alias Udin (32) tampak tak berkutik saat digelandang ke Polsek Sukawati. Aksinya membobol toko terhenti setelah berhasil ditangkap Reskrim Polsek Sukawati. Dia pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasubag Humas Polres Gianyar, Iptu Ketut Suarnata, dikonfirmasi pada Kamis (27/8), mengatakan, pelaku ditangkap pada Selasa (25/8) sekitar pukul 17.30 Wita di kosan tempat tinggalnya. Kini, pelaku dengan puluhan barang bukti diamankan di Mapolsek Sukawati.

Diungkapkan, awalnya polisi menerima laporan pada Selasa (25/8) sekitar pukul 10.00 Wita, bahwa terjadi pencurian di Toko Arjuna di Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati. Dikatakan, saat melakukan aksinya pelaku (Zainuddin, red) terekam kamera pengintai. Berbekal rekaman itu, polisi dengan cepat melakukan penyelidikan di seputaran TKP.

Baca juga :  Ratusan Anak PAUD di Klungkung Diberi Vitamin A

Kanit Reskrim Polsek Sukawati, Iptu. AA Gde Alit Sudarma, mengatakan, polisi juga menggali informasi dari keterangan warga sekitar, terkait ciri-ciri pelaku sesuai rekaman kamera pengintai itu. Sampai akhirnya diketahui pelaku merupakan seorang pedagang, yang tinggal di sebuah kosan tidak jauh dari lokasi pencurian.

Polisi langsung melakukan penyergapan. Pelaku bertubuh mungil ini pun tidak mampu melawan saat ditangkap polisi. ‘’Pelaku tidak melawan saat kami tangkap,’’ jelasnya.

Polisi yang melakukan penggeledahan di kamar kos itu, menemukan barang bukti curian. Di antaranya, puluhan bungkus rokok berbagai merk, dan barang berharga lainya yang dicuri dari Toko Arjuna milik korban. ‘’Pelaku lantas kami giring ke Mapolsek Sukawati, untuk diintrogasi,’’ tegasnya.

Baca juga :  Rai Mantra Ajak Masyarakat Lebih Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Dari pengakuan tersangka, sudah empat kali melakukan pencurian di toko tersebut dalam sebulan ini. Bermula dari aksi pencurian pada 18, 20, 22, dan terakhir 25 Agustus lalu. ‘’Ya total pelaku beraksi selama empat kali, tapi baru yang terakhir ini dilaporkan ke polisi,’’ bebernya.

Diungkapkan, pelaku melakukan aksi dengan membobol plafon pada toilet toko tersebut. Setelah berhasil masuk, dia lantas menggasak sejumlah barang berharga di toko itu. ‘’Jadi pelaku beraksi saat malam, saat toko itu sudah tutup,’’ ungkapnya.

Kini polisi masih menyelidiki adanya dugaan pelaku beraksi di tempat lain. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. 011

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.