DPRD NTB Apresiasi Kehadiran Gubernur ke Papua, Tambah Spirit Bertanding Atlet PON

  • Whatsapp
SEKRETARIS Komisi V DPRD NTB, TGH Patompo Adnan. Foto: rul
SEKRETARIS Komisi V DPRD NTB, TGH Patompo Adnan. Foto: rul

MATARAM – Sekretaris Komisi V DPRD NTB, TGH Patompo Adnan, menilai kehadiran Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, ke PON XX Papua memberi energi positif bagi para atlet yang bertanding. Itu terlihat sejak kedatangan Gubernur ke Bumi Cendrawasih, Provinsi NTB yang saat itu baru mengoleksi 4 medali emas prestasinya terus terdongkrak. NTB juga mampu menembus peringkat 10 besar perolehan medali dari 34 provinsi yang mengikuti PON tersebut. 

“Dari sejumlah atlet dan ofisial yang sudah berkomunikasi dengan saya, umumnya mereka merasakan pemimpinnya sangat dekat,  berdialog tanpa jarak, tanpa canggung. Mereka betul-betul merasakan kehadiran pemimpinnya yang melayani,” ujar Patompo, Senin (11/10/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut politisi PKS itu, totalitas Gubernur yang sejak datang ke Papua terus membersamai atlet dengan menonton pertandingan hingga mengunjungi penginapan atlet, menunjukkan komitmen kepala daerah membangun olahraga tidak perlu diragukan lagi. Terlebih prestasi olahraga juga tidak luput dari perhatian khusus Gubernur untuk membangun Provinsi NTB. Padahal pendapatan daerah di tengah pandemi ini masih mengalami pelemahan

Gubernur menjanjikan setiap peraih medali emas diberi hadiah Rp300 juta dalam PON kali ini, terangnya, jelas menjadi keunggulan seni memimpin Gubernur. “Apalagi beliau sangat familiar, mengabaikan protokoler untuk dekat dengan siapa saja. Intinya, kehadirannya secara fisik di PON Papua bukti bahwa Pak Gubernur serius membangun olahraga NTB,” seru Patompo.

Baca juga :  Mendagri: Kebijakan PPKM untuk Keselamatan Masyarakat

Dalam pandangannya, kehadiran fisik kepala daerah di Papua merupakan langkah tepat. Hal itu menyusul pertarungan atlet selama di Papua terasa berbeda dibandingkan PON di daerah lainnya. Sebab, atlet bertanding di tengah sejumlah tekanan. Mulai kondisi pandemi, keamanan, serta cuaca yang sangat panas yang dirasa mengganggu psikologis para atlet yang bertanding.

Dia mengaku sempat berangkat dengan kontingen NTB selama lima hari untuk mengikuti pembukaan PON pada 2 Oktober lalu, dan atmosfer di Papua dirasa berbeda sekali. Karena itu, kehadiran Gubernur diklaim membuat semangat dan mental atlet serta ofisial jadi meningkat. 

Terkait aksi demo atlet di Loteng yang berhasil meraih medali perunggu di cabor Futsal PON Papua, Patompo menyayangkan dan berujar hal itu sangat mengganggu suasana euforia PON. Apalagi demo atlet di Lombok Tengah itu justru menagih dana pembinaan yang menjadi kewajiban KONI Loteng untuk memberikan. Sesungguhnya, kata dia, Pemprov dan pemkab sudah memberi anggaran semaksimal mungkin, dan para atlet juga sudah melakukan tugasnya dengan baik. Bahwa ada anggaran yang mengucur tidak sesuai harapan, dia berpendapat memang pendapatan daerah terkoreksi oleh pandemi.

“Kami minta Pemkab dan KONI Loteng segera menyelesaikan masalahnya. Kalau saya lihat, masalah yang diangkat adalah pemberian dana pembinaan. Karena sudah dianggarkan, tentu lembaga yang diberi tugas untuk segera mencari solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut,” ulasnya.

Baca juga :  Cegah Penimbun Nakal, Kejari Badung Awasi Distribusi Oksigen

Ketua Fraksi PKS DPRD NTB itu juga memberi ucapan selamat kepada semua atlet yang telah dan akan bertanding. Apalagi selama di Papua dia menilai nyali dan semangat atlet NTB sungguh luar biasa. Padahal mereka datang ke Papua justru di tengah keterbatasan. Tapi itu semua tidak mampu menghalangi untuk mempersembahkan yang terbaik untuk NTB.

“Kami berharap PON berikutnya bisa NTB menjadi tuan rumahnya. Sebab, NTB sangat layak menggelar event nasional sekelas PON. Terlebih event olahraga internasional saja mampu dan sanggup digelar. Pak  gubernur dan jajarannya harus bisa melakukan lobi kepada Presiden, Menpora dan Ketua KONI Pusat agar PON berikutnya adalah di NTB,” pesannya. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.