BANGLI – Kebakaran menghanguskan dapur milik Ketut Urip (53) di wilayah Banjar Pande, Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli, Minggu (6/2/2022) sekitar pukul 17.15 Wita. Kebakaran terjadi diduga lantaran korban lalai saat memasak dagangan, karena lupa mematikan api dan ditinggal pergi berjualan.
Kapolsek Bangli, Kompol I Made Adi Suryawan, mengatakan, musibah itu berawal dari sekitar pukul 16.00 Wita Ni Komang Widiani melihat asap mengepul dari rumah korban, persisnya dari dapur.
Dia lalu menghubungi korban, tapi teleponnya tidak diangkat. Widiani bergegas menuju rumah korban. Setelah tiba di rumah korban, dia melihat Komang Ratmika dan memberitahunya ada kepulan asap dari dapur milik Ketut Urip.
Ratmika langsung mengambil selang untuk memadamkan api. “Berselang beberapa menit kemudian, saksi mendapati warga banyak berdatangan untuk membantu memadamkan api,” terang Kapolsek.
Proses pemadaman dan pendinginan kebakaran yang melalap isi dapur dilaksanakan Pemadam Kebakaran Bangli dengan mengerahkan dua unit mobil Damkar.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. “Penyebab kebakaran berasal dari kelalaian akibat penggunaan kompor gas. Kini TKP telah aman terkendali,” tegas Kapolsek.
Meski tidak ada korban jiwa, dia berujar korban menderita kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta. “Dugaan sementara kebakaran terjadi lantaran korban lupa mematikan kompor saat pergi berjualan,” pungkasnya. gia
























