DENPASAR – SMPN 7 Denpasar tahun ini menerima 400 siswa baru. Mereka sejak Senin (11/7/2022) mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). MPLS dibuka Kepala SMPN 7 Denpasar, I Wayan Sugianta, S.Pd., MM., M.Fis.; didampingi Waka Humas, Ni Putu Diah Mahadewi, S.Pd.Gr; Waka Kurikulum, Komang Budi Ariani, S.Pd.; Waka Kesiswaan, Drs. I Made Suandi, MM.; dan Waka Sarpras, Made Suami, S.Pd.
Ketua Panitia MPLS, Drs. I Made Suandi, MM., menegaskan, MPLS kali ini mengacu kepada tema “Mewujudkan Sekolah Hebat Menuju Denpasar Maju”. MPLS dibatasi pukul 13.45 Wita.
Meteri MPLS meliputi pengenalan lingkungan dan warga sekolah, perkenalan siswa baru, teroti upacara bendera, pengenalan visi dan misi program kegiatan cara belajar dan tata tertib di sekolah, serta simulasi penyelesaikan masalah untuk menumbuhkan motivasi dan semangat belajar.
Kegiatan MPLS juga mengundang sejumlah narasumber di antaranya dari DLHK Kota Denpasar soal kebersihan lingkungan, Dinas Kesehatan terkait pemberantasan sarang nyamuk, program Jaksa Masuk Sekolah, pendidikan antikorupsi dengan pemateri dari Polresta/Saber Pungli, serta ceramah bahaya miras dan narkoba serta HIV/AIDS dari Kisara.
MPLS berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (13/7/2022). Sementara pada Kamis (14/7/2022) diisi dengan bakti sosial di lingkungan sekitar sekolah.
Kepala SMPN 7 Denpasar, I Wayan Sugianta, sangat bersyukur karena input siswa barunya juga datang dari jalur prestasi, baik akademis maupun non-akademis. Ini adalah modal dasar sekolah untuk meningkatkan prestasi.
Sebagai kado istimewa awal tahun ajaran 2022/2023 ini, sejumlah siswanya mengukir prestasi bergengsi. Di antaranya meraih juara II D Putra kategori Pra Remaja Kejuaraan Pencak Silat Antarsekolah se-Kota Denpasar atas nama I Kadek Angga Pramana.
Berikutnya, juara Lomba Cerdas Cermat tingkat SMP pada Festival Anak Denpasar 2022 yang diraih Ni Kadek Belinda Maheswari Prahsini, Ni Putu Indah Rahayu Pramita Dewi, dan I Wayan Wahyu Amerta. Juga runner up Teruna Teruni Bali Cilik 2022 atas nama Agus Candra dan Made Aditya Narendra Wijaya.
Dia juga meminta semua siswa menaati aturan tata tertib sekolah yang sudah dibagikan. Mereka juga ditekankan menjadi panutan di rumah dengan menjaga nama baik sekolah, dan secepatnya beradaptasi dengan budaya mutu sekolah. Seperti tidak boleh datang terlambat, menghormati Catur Guru, bersih dan berprestasi.
Sugianta menambahkan, mulai tahun ajaran 20222/2023 ini, SMPN 7 Denpasar telah siap untuk melaksanakan Kurikulum Merdeka dengan spirit mandiri berubah.
Ia menegaskan, Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam. Dimana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan penguatan kompetensi dan menjadi lahan menumbuhkan kreativitas sekolah. tra
























