Didemo Warga, Kadus Uma Anyar Mengundurkan Diri, Imbas Tantangan di Medsos

PENYAMPAIAN aspirasi masyarakat yang menuntut pemberhentian Kadus Uma Anyar, I Putu Saputra Yasa, akibat banyak penilaian negatif. Sebelumnya, Putu Saputra Yasa sempat ditangkap Polsek Abang akibat menantang duel Kabag Ops. Polres Gianyar, Kompol Wayan Latra, di media sosial. Foto: ist
PENYAMPAIAN aspirasi masyarakat yang menuntut pemberhentian Kadus Uma Anyar, I Putu Saputra Yasa, akibat banyak penilaian negatif. Sebelumnya, Putu Saputra Yasa sempat ditangkap Polsek Abang akibat menantang duel Kabag Ops. Polres Gianyar, Kompol Wayan Latra, di media sosial. Foto: ist

KARANGASEM – Puluhan warga Dusun Uma Anyar, Desa Ababi, Kecamatan Abang Karangasem mendatangi kantor Perbekel Desa Ababi, Selasa (16/3/2021) untuk menyampaikan aspirasi terkait kelakuan Kepala Dusun (Kadus) Uma Anyar, I Putu Saputra Yasa (25). Menurut Perbekel Ababi, I Wayan Siki, masyarakat menuntut dia segera memberhentikan Saputra Yasa sebagai Kadus akibat banyak penilaian negatif, baik dari sikap maupun dari segi kinerja. Ujung dari masalah tersebut berakhir dengan pengunduran diri Saputra Yasa ke Perbekel. 

“Tuntutan masyarakat ini untuk menghentikan dia sebagai Kadus, karena masyarakat merasa malu mempunyai Kadus yang mempunyai catatan tidak baik. Terlebih lagi kasus kemarin sampai dipolisikan,” ungkap Siki. 

Read More

Sebelumnya, Putu Saputra Yasa sempat ditangkap Polsek Abang akibat menantang duel Kabag Ops. Polres Gianyar, Kompol Wayan Latra, di media sosial sembari membagikan tautan berita yang memuat larangan pengarakan ogoh-ogoh di wilayah Gianyar oleh Polres Gianyar. Tak hanya itu, polisi juga menemukan banyak postingan di akun Facebook miliknya yang dianggap kurang pantas, seperti banyak ujaran kebencian, yang tentu saja bisa menjadi ancaman dijerat UU ITE. 

Pada pertemuan yang dilaksanakan di Balai Masyarakat Desa Ababi dan dihadiri sekitar 40 warga itu, sempat ada kesalahpahaman karena warga menilai Perbekel memihak Kadus. Namun, hal ini segera diluruskan Perbekel Wayan Siki, yang menjelaskan dia tidak bisa semena-mena memberhentikan kadus begitu saja. Sebab, ada prosedur yang harus dijalankan. Namun, hal ini segera diselesaikan, karena Saputra Yasa sendiri pada hari yang sama dengan legowo atas kesadaran sendiri mengundurkan diri. “Dengan kesadaran dari beliau, tentu saya apresiasi,” ucap Siki. 

Hal senada juga disampaikan Camat Abang, Ida Bagus Eka Ananta Wijaya, yang ikut dalam pertemuan tersebut. “Kami hari ini ketemu dengan masyarakat bersama Perbekel dan Ketua BPD untuk mendengar aspirasi terkait keluhan terhadap kinerja Kadus Uma Anyar ini. Setelah terakumulasi, banyak ketidakpuasan masyarakat, termasuk kasus yang kemarin itu menjadi pemicu,” ungkapnya. 

Saat ini, jelasnya, pengunduran diri Kadus Uma Anyar tersebut dikatakan sedang dalam proses. Sementara ini surat pengunduran dirinya belum dilayangkan, hanya pernyataan secara lisan Kadus ke kantor Perbekel Desa Ababi. nad

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.