POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Kontingen Denpasar Selatan memimpin sementara klasemen perolehan medali Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Kota Denpasar 2026 untuk tingkat SD. Dari data yang dihimpun lewat link https://qrco.de/MedaliPORJAR2026, Minggu (29/3/2026), Denpasar Selatan telah mengumpulkan total 54 medali dengan rincian 20 medali emas, 13 perak, dan 21 perunggu.
Kontingen Denpasar Timur menyusul di posisi kedua dengan 54 medali, rinciannya 17 medali emas, 18 perak, dan 19 perunggu. Sementara kontingen Denpasar Barat membuntuti di peringkat ketiga dengan 45 medali terdiri dari 13 medali emas, 11 perak, dan 21 perunggu.
Di tingkat SMP, kontingen SMPN 1 Denpasar memimpin sementara dengan meraih 11 medali emas, 6 perak, dan 8 perunggu. Diikuti SMPN 9 Denpasar diposisi kedua dengan 7 medali emas, 11 perak, dan 6 perunggu. Posisi ketiga ditempati SMPN 2 Denpasar dengan 7 medali emas, 6 perak, dan 3 perunggu.
Di tingkat SMA, kontingen SMAN 4 Denpasar berada di posisi atas klasemen sementara dengan mengoleksi 8 medali emas, 7 perak, dan 13 perunggu. Di susul SMAN 2 Denpasar di posisi kedua dengan 6 medali emas, 4 perak, dan 5 perunggu. Posisi ketiga ditempati SMKN 1 Denpasar dengan 5 medali emas, 2 perak, dan 9 perunggu.
Ketua Panpel Porjar, I Wayan Eka Apriana, mengatakan, peluang perburuan medali emas bagi masing-masing kontingen masih potensial hingga hari terakhir pertandingan perhelatan Porsenijar yang berakhir pada Kamis (2/4/2026). ‘’Dari 38 cabor yang kita pertandingkan, ada beberapa cabor yang masih belum selesaikan pertandingan. Kami pastikan, Kamis, 2 April 2026, sebelum acara penutupan Porsenijar seluruh cabor menyelesaikan pertandingan,’’ sebut Eka Apriana yang menjabat Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Kota Denpasar.
Ia mengungkapkan, Porjar merupakan wahana untuk pembibitan dan pemasalan olahragawan dari kalangan pelajar yang diselenggarakan secara berjenjang dan berkesinambungan. Menyadari akan hal tersebut maka dipandang perlu untuk melaksanakan suatu puncak kegiatan olahraga khususnya bagi pelajar yang berprestasi melalui Porjar yang rutin dilaksanakan tiap tahun.
‘’Kegiatan selama sepekan itu sebagai upaya menggali potensi atlet di kalangan pelajar, guna mampu berkompetisi secara sehat dengan harapan mampu memperkuat kontingen Kota Denpasar dalam kegiatan serupa di tingkat Provinsi Bali,’’ sebut Eka Apriana.
Ia menjelaskan, 38 cabor yang dipertandingkan meliputi; atletik, balap sepeda, bola basket, bulutangkis, catur, cricket, dance sport, e-sport, gateball, judo, kabaddi, karate, menembak, panahan, panjat tebing, pencak silat, petanque, pickle ball, renang, rugby. Selam, senam artistik, sepak bola, sepak takraw, shorinji kempo, softball/baseball, taekwondo, tarung derajat, tenis lapangan, tenis meja, tinju, voli indoor, voli pasir, woodball, wushu, xiangqi, yongmoodo, dan angkat besi. Dua cabor eksebisi yaitu; bola tangan dan kick boxing. tra























