Denfest Ke-14 Siap Digelar di Tengah Pandemi, Pelaksanaannya Disebar di 4 Kecamatan

  • Whatsapp
KONFERENSI pers terkait pelaksanaan Denpasar Festival atau Denfest ke-14 pada Selasa (7/12/2021) di Gedung Dharma Negara Alaya. Foto: ist
KONFERENSI pers terkait pelaksanaan Denpasar Festival atau Denfest ke-14 pada Selasa (7/12/2021) di Gedung Dharma Negara Alaya. Foto: ist

DENPASAR – Denpasar Festival atau Denfest yang diinisiasi Pemkot Denpasar yang tahun ini memasuki pelaksanaan ke-14 siap digelar tanggal 10 – 23 Desember 2021. Pelaksanaannya tahun ini tidak lagi dipusatkan di Jalan Gajah Mada-Patung Catur Muka, tetapi dilaksanakan secara menyebar di empat kecamatan se-Kota Denpasar.

Hal tersebut terungkap dalam konferensi pers Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Selasa (7/12/2021) di Gedung Dharma Negara Alaya. Hadir dalam acara ini Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa; Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana; Kadis Pariwisata Denpasar, Dezire Mulyani; dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Dewa Gede Rai.

Bacaan Lainnya

Jaya Negara menyampaikan, tema Denfest tahun ini adalah Arsa Wijaya yakni “Kemenangan Harapan”. Tema ini menjadi petanda dan perayaan bahwa kreativitas adalah kekuatan untuk mengatasi kesulitan, terutama dalam krisis multidimensi pandemi Covid-19. Spirit Arsa Wijaya merekat ke seluruh aktivitas kreatif Denpasar Festival ke-14 sebagai injeksi bagi kebangkitan ekonomi kreatif yang mengakar dari konsep Ekonomi Oranye. “Singkatnya, Sang Arsa Wijaya merupakan karakter ideal yang menumbuhkan harapan dan memantapkan keyakinan bahwa tantangan yang mendera dapat diantisipasi dan ditaklukka,” ujarnya.

Baca juga :  Diego Assis Diyakini beri Dampak Positif bagi Serdadu Tridatu

Wali Kota menekankan, program Denfest tahun ini menjadi ruang berkreativitas bagi seniman, kreator, dan pelaku UKM sebagai program padat karya berbasis seni budaya. Pada gelaran Denfest di masa pandemi saat ini tidak hanya mementingkan aspek hiburan, namun memberikan kesempatan kepada para seniman yang telah lama vakum karena situasi pandemi. Tercatat, Denfest tahun ini bakal melibatkan sebanyak 926 seniman, 215 orang musisi, 71 pelaku UMKM, para sineas dari 20 komunitas film.

Jaya Negara juga mengungkapkan, Denfest terkurasi dan terpilih sebagai salah satu festival berskala nasional dari gelaran bergengsi Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Terpilihnya Denfest tidak terlepas dari konseptualisasi yang bertemu pada aspek kreativitas berbasis inovasi dan teknologi digital, aspek kolaborasi berbasis potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat, serta aspek penerapan protokol kesehatan (prokes) CHSE, yaitu cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment sustainability (kelestarian lingkungan).

Adapun persebaran lokasi pelaksanaan Denfest ke-14 meliputi acara seremonial secara offline di Gedung Dharma Negara Alaya. Selanjutnya event dilaksanakan di Pasar Badung dan Plaza Pasar Badung. Lokasi lainnya yakni di Wantilan Desa Adat Poh Gading di Kecamatan Denpasar Utara, Banjar Abasan Tegal Buah untuk Kecamatan Denpasar Barat, Wantilan Pengerebongan Kesiman Petilan di Kecamatan Denpasar Timur, Wantilan Desa Adat Renon di Kecamatan Denpasar Selatan. Pantai Mertasari Sanur tepatnya Muntig Siokan menjadi lokasi acara penutupan. “Sebaran lokasi ini untuk membatasi munculnya kerumunan yang rentan dalam masa pandemi, sehingga diharapkan pelaksanaan Denfest dapat berjalan aman, lancar, dan sehat,” kata Jaya Negara.

Baca juga :  Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN-Pemprov Operasikan SPKLU Kapasitas 50 kW Pertama di NTB

Sementara itu, Kadis Pariwisata Dezire Mulyani, menambahkan, Denfest ke-14 melibatkan berbagai elemen masyarakat, baik itu seniman tradisi maupun seniman modern. Seni tradisi khas Bali ditampilkan oleh setiap desa adat pada empat kecamatan di Denpasar. Seni modern tak kalah mencuri hati dengan lahirnya garapan anyar dari seniman baru Denpasa. Penyanyi hits Bali turut menyemarakkan mata acara Denfest, seperti Dek Ulik, Putri Bulan, Widi Widiana, Di Ubud feat Lebri, Ray Peny, dan lainnya. Konsulat Jenderal Vietnam, India, dan Jepang, turut memperkaya sisi edukasi pelaksanaan Denfest tahun ini.  rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.