Bupati Dana Menginap di Banjar Dinas Purwayu, Disuguhi Olahan Gayas

  • Whatsapp
BUPATI Karangasem, I Gede Dana, saat menginap di salah satu rumah warga di Banjar Dinas Purwayu, Desa Tribuana, Kecamatan Abang, Sabtu (12/6/2021). Foto: ist
BUPATI Karangasem, I Gede Dana, saat menginap di salah satu rumah warga di Banjar Dinas Purwayu, Desa Tribuana, Kecamatan Abang, Sabtu (12/6/2021). Foto: ist

KARANGASEM – Di sela-sela kesibukannya menjalankan tugas pemerintahan, Bupati Karangasem, I Gede Dana, tetap berupaya mengunjungi masyarakat di perdesaan. Salah satu yang dikunjungi yakni masyarakat di Banjar Dinas Purwayu, Desa Tribuana, Kecamatan Abang, Sabtu (12/6/2021).

Di sini Dana memberi sosialisasi protokol kesehatan untuk memberi pemahaman pentingnya mengikuti protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penyebaran Covid-19, dan edukasi tentang pola cocok tanam dengan menerapkan teknologi pertanian. 

Bacaan Lainnya

Dalam kunjungannya tersebut, Dana menginap di salah satu rumah warga. Dia disuguhi menu khas warga dusun setempat, ubi butun untuk makan malam, dan keesokan harinya menikmati menu sarapan nasi cacah dengan lauk olahan gayas serta sayur bungkil pohon keladi.

Selain sosialisasi prokes dan edukasi pertanian, Dana yang didampingi Klian Banjar Dinas Purwayu, I Gede Genti, juga menyerahkan beasiswa kepada Ni Luh Noviani, salah satu siswa kurang mampu. 

Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang itu juga mengunjungi rumah keluarga I Nengah Kerta, salah satu warga miskin di Banjar Dinas Purwayu. Sejak beberapa tahun belakangan ini, Karta tidak bisa lagi bekerja mencari nafkah karena menderita sakit stroke ringan dan sesak napas.

Baca juga :  Sempat Hilang karena Tidak Punya HP untuk Belajar Daring, Seorang Anak Dibantu HP Oleh Anggota Polres Buleleng

Istrinya, Ni Luh Numpek, yang menjadi tulang punggung keluarga setelah Kerta sakit, saat ini juga tidak bisa bekerja setelah tangan kirinya patah saat naik pohon untuk mencari pakan ternak. Yang lebih memprihatinkan, selama bertahun-tahun keluarga miskin ini tinggal di rumah tidak layak huni.

“Kasihan di rumah kecil tidak layak huni ini didiami delapan orang, bahkan tidurnya harus berdesakan. Listrik untuk penerangan juga menumpang dengan tetangga. Karena itu saya sudah berkoordinasi dan akan memberi bantuan bedah rumah,” ucap Dana bernada prihatin. 

Ni Luh Numpek mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemkab Karangasem. “Tyang (saya) tidak bisa berkata apa-apa, selain menghaturkan terima kasih kepada Bapak Bupati atas segala bantuan dan perhatian kepada keluarga kami,” ucapnya. 

Saat masih menjadi anggota DPRD Karangasem, Dana memang dikenal sering turun ke masyarakat di daerah terpencil. Dia terkadang menginap di dusun atau desa yang dikunjungi agar bisa berdialog, dan tahu bagaimana kondisi sebenarnya di desa tersebut. Yang diserap aspirasi warga terkait perekonomian, pendidikan, adat serta tradisi, infrastruktur serta lingkungan sekitar. Jadi, menginap di rumah warga seperti di Purwayu bukan kali ini saja. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.