Bupati Artha Panen Raya Benih Jagung Betras 7

  • Whatsapp
BUPATI Artha saat melakukan panen jagung betras 7 di Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Selasa (27/10/2020). Foto: ist
BUPATI Artha saat melakukan panen jagung betras 7 di Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Selasa (27/10/2020). foto: ist

JEMBRANA – Upaya mendukung mewujudkan gerakan ketahanan pangan, Pemkab Jembrana panen raya perdana jagung di Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Selasa (27/10/2020). Panen raya perdana dipimpin Bupati Jembrana, I Putu Artha, secara simbolis.

Hadir pula Wakapolres Jembrana, Kompol Pius X Febri Aceng Loda, pewakilan dari TNI, Sekda Kabupaten Jembrana, I Made Sudiada, para Asisten dan Kepala OPD terkait serta kelompok tani di Kecamatan Melaya. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak.

Bacaan Lainnya

Bupati Artha mengatakan, sektor yang paling bisa diandalkan di tengah pandemi Covid-19 tidak lain adalah sektor pertanian. Lantaran sektor pertanian tetap bisa ungguldi kala sektor usaha lain terpukul karena pagebluk ini. Ia menjelaskan, jagung betras 7 sangat lebih unggul dilihat dari hasilnya. “Jagung betras ini sangat luar biasa mulai dari rasanya yang manis dengan batang yang kokoh, tongkol besar, dan tahan bulai, serta kalau dilihat dari hasilnya sangat luar biasa,” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati Artha mengatakan, kebutuhan akan pangan merupakan sektor penting di tengah pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia. Karenanya, panen raya perdana dari petras berupa jagung yang sangat luar biasa. “Itu merupakan bagian dari surprise bagi kami sebagai pimpinan daerah yang sudah banyak dibantu dari betras 7 ini. Kepada kelompok-kelompok petani yang ada di Kabupaten Jembrana khususnya di Kecamatan Melaya ini saya ucapkan banyak-banyak terimakasih. Kami tidak ngomong tanpa fakta, akan tetapi apa yang sudah kita lihat bersama-sama panen yang luar biasa dan juga jagungnya sangat luar biasa manisnya,” katanya.

Baca juga :  Denpasar Tambah 10 Orang Positif, GTPP: Masyarakat Harus Lebih Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Menurutnya, jagung betras 7 sangat membantu petani yang ada diwilayah Kabupaten Jembrana khususnya yang ada di Kecamatan Melaya. Karena dengan total lahan yang dilakukan panen raya kurang lebih 75 are dan dapat menghasilkan 19,9 ton jagung betras 7.

Kadis Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Sutama, mengatakan, panen itu merupakan yang perdana dalam program ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19 yang digalakkan pemerintah daerah. “Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat dan petani yang sudah melakukan hal-hal positif di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Kita harus bertahan dengan sumber daya alam yang ada di daerah kita,” katanya.

Program ketahanan pangan akan terus berlanjut. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan lahan-lahan yang dimiliki untuk menanam sesuatu yang bermanfaat di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat lebih giat memanfaatkan potensi sumber daya alam sehingga tidak hanya terfokus pada satu jenis tanaman atau komoditas.

“Daerah kita ini luas dan subur, apa saja yang kita tanam tumbuh. Jadi, mari menanam, mari menanam untuk menunjang program ketahanan pangan,” pungkas Sutama. 024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.