Bersiap Sidang di MK, Tim Mo-Novi Gandeng Yusril Ihza Mahendra

  • Whatsapp
Prof. Yusril Ihza Mahendra. Foto: rul
Prof. Yusril Ihza Mahendra. Foto: rul

MATARAM – Tim pemenangan paslon Mahmud Abdullah–Dewi Noviany (Mo-Novi) menggandeng pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra guna menghadapi sengketa Pilkada Sumbawa ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan sudah didaftarkan paslon nomor urut 5, Syarafuddin Jarot–Mokhlis. Sebelumnya, Mo-Novi dinyatakan tidak terbukti melakukan pelanggaran oleh Bawaslu NTB.

“Prinsipnya, kami menghargai upaya hukum lanjutan yang dilayangkan paslon Jarot-Mokhlis dengan menggugat ke MK. Kami siap meladeni meski persidangannya lebih banyak antara penggugat dengan penyelenggara pemilu,” kata Ketua Tim Pemenangan Mo-Novi, Sambirang Ahmadi, Selasa (12/1/2021).

Bacaan Lainnya

Sebagai bentuk keseriusan menghadapi persidangan di MK, dia berujar menyiapkan sejumlah pengacara, termasuk Yusril Ihza Mahendra selaku pakar hukum tata negara sekaligus Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB). Yusril akan didampingi dua advokat asal Sumbawa, M. Erry Satriyawan dan Kusnaini, yang sebelumnya membela Mo-Novi saat sidang di Bawaslu NTB.

Lebih jauh disampaikan, saat ini tim hukum Mo-Novi tengah fokus untuk mematangkan dan finalisasi bukti yang akan membantah gugatan lawan di MK. Menurut dia, Mo-Novi juga bertemu utusan Yusril Ihza Mahendra terkait penandatanganan kuasa beracara di MK, beberapa hari lalu di Mataram.

Selain itu, lanjut Sambirang, ada banyak relawan yang mau menjadi saksi pada persidangan nanti. Hal ini, jelasnya, lantaran masyarakat di semua desa dan kecamatan di Sumbawa menyambut antusias kemenangan Mo-Novi pada kasus laporan dugaan pelanggaran terstruktur, sistemik, dan masif (TSM) yang dilaporkan paslon Jarot-Mokhlis di Bawaslu. Dia mengklaim Pilkada Sumbawa yang menghasilkan kemenangan tipis bagi Mo-Novi merupakan kemenangan rakyat Sumbawa.

Baca juga :  NTB Garap Virtual Geotourism Festival 2020

Untuk itu, sambungnya, kendati melalui pertarungan Pilkada yang berlanjut ke persidangan di Bawaslu dan ke MK dalam waktu dekat ini, dia tidak akan menganggap paslon Jarot-Mokhlis adalah musuh. Menurutnya, Mo-Novi hadir untuk membawa kegemilangan Sumbawa. Maka siapapun rival di Pilkada tetap adalah saudara, yang akan dibutuhkan pemikirannya untuk membangun peradaban dan perbaikan kehidupan masyarakat di Sumbawa.

“Mo-Novi siap menjadikan rival sebagai saudara dalam membangun pemerintahan ke depannya,” janjinya.

Untuk diketahui, pada putusan persidangan Bawaslu NTB yang berakhir pada Senin (11/1/2021) malam, lima majelis hakim menolak semua dalil yang dituduhkan paslon Bupati Sumbawa nomor urut 5, Syarafuddin Jarot–Mokhlis, terhadap paslon Mo-Novi. Yang disebut belakangan diduga melakukan pelanggaran saat Pilkada tersebut secara TSM. Putusan Bawaslu NTB tersebut menegaskan kemenangan paslon Mo-Novi yang sebelumnya dinyatakan sebagai pemenang melalui hasil rapat pleno KPU Sumbawa. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.