Berkas Perkara Dana PEN Pariwisata Sudah P21

  • Whatsapp
KASI Intel Kejari Buleleng, AA Ngurah Jayalantara. foto: rik

BULELENG – Berkas perkara delapan orang tersangka yang terjerat kasus dugaan korupsi penyimpangan dana hibah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Pariwisata akhirnya dinyatakan lengkap alias P21. Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng sekarang mempersiapkan untuk melakukan pelimpahan tahap kedua ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kasi Intel yang juga Humas Kejari Buleleng, AA Ngurah Jayalantara, mengatakan, berkas perkara kasus PEN ini dinyatakan lengkap atau P21 pada Senin (26/4/2021) dan surat baru diterima pada Selasa (27/4/2021) setelah pihak JPU meneliti dan memeriksa berkas perkara kasus tersebut.

Bacaan Lainnya

“Berkas perkara sudah dinyatakan lengkap. Selanjutnya, dari penyidik akan segera melakukan serah terima tersangka dan barang bukti yang dikenal dengan penyerahan (pelimpahan) tahap kedua. Dan ini masih menunggu surat penuntut umum,” kata Jayalantara, Selasa (27/4/2021).

Usai dilakukan pelimpahan tahap II, kata Jayalantara, dari pihak penuntut umum (JPU) akan menyiapkan surat dakwaan untuk kasus dugaan korupsi hibah PEN pada kegiatan Buleleng Explore, guna dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Denpasar.

Terkait dengan barang bukti berupa uang tunai yang sudah disita oleh penyidik Kejari Buleleng masih tetap yakni sekitar Rp602 juta lebih, dari total kerugian negara ditafsir mencapai Rp789 juta.

Baca juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Kelurahan Sumerta Monitoring Prokes di Pasar Ketapian

“Sekarang masih menunggu tahap kedua. Sekarang tinggal JPU, penyidik, dan penasehat hukum para terdakwa berkoordinasi kapan dilakukan,” ujar Jayalantara.

Menurut Jayalantara, untuk pelimpahan tahap kedua akan dilakukan sebelum masa penahanan kedelapan tersangka yakni Made SN (mantan Kadis Pariwisata), Nyoman AW, Putu S, Nyoman S, IGA MA, Kadek W, Putu B, san Nyoman GG, berakhir dalam waktu dekat ini.

Dalam penanganan kasus dugaan korupsi hibah PEN Pariwisata yang menjerat delapan orang tersangka notabene mantan pejabat di lingkup Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng, Kejari Buleleng menurunkan 10 orang JPU yang nantinya melakukan penuntutan terhadap perbuatan dari kedelapan tersangka tersebut dalam persidangan.

“Ada 6 berkas dalam kasus ini. Ya, nanti jalannya proses persidangan tergantung pihak pengadilan atas persetujuan para pihak dan situasi, mengingat ada 6 berkas dan saksi berbeda-beda apa bisa dijadikan satu atau tetap terpisah, ini yang masih dikoordinasikan,” pungkas Jayalantara. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.