Bawaslu-MDA Gianyar Sepakat Eksekusi Gema Siwa Puja

  • Whatsapp
KETUA Bawaslu Gianyar dan Ketua MDA Kabupaten Gianyar menunjukkan perjanjian kerjasama program Gema Siwa Puja. Foto: adi
KETUA Bawaslu Gianyar dan Ketua MDA Kabupaten Gianyar menunjukkan perjanjian kerjasama program Gema Siwa Puja. Foto: adi

GIANYAR – Mewujudkan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 yang bermartabat dan berkualitas, Bawaslu Gianyar membangun sinergitas dengan Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Gianyar. Penandatangan perjanjian kerjasama Program Gerakan Masyarakat Adat Terkoordinasi Awasi Pemilu dan Jaga Pilkada (Gema Siwa Puja) dilakukan pada Selasa (7/12/2021) di kantor Bawaslu Gianyar. Hadir Ketua Bawaslu Bali, Ketut Ariyani; Bendesa Madya MDA Gianyar, AA Gde Alit Asmara; serta majelis alit seluruh Gianyar.

Ketua Bawaslu Gianyar, I Wayan Hartawan, mengatakan, Gema Siwa Puja merupakan program gagasan Bawaslu Bali di bidang pengawasan partisipatif. Tujuannya mengajak masyarakat adat berpartisipasi dalam pengawasan Pemilu dan Pilkada 2024. Kerjasama yang dilakukan di Gianyar, jelasnya, merupakan tindak lanjut Gema Siwa Puja yang terjalin beberapa bulan lalu antara Bawaslu Bali dan MDA Bali.

Bacaan Lainnya

“Dengan begitu bisa berangkulan dan bersinergi bersama dengan desa adat untuk melakukan pengawasan partisipatif, agar bisa mewujudkan Pemilu maupun Pemilihan yang bermartabat dan berintegritas,” jelasnya.

Menurut Hartawan, keterbatasan jumlah SDM pengawas Pemilu di masing-masing tingkatan menjadi urgensi pengawasan, untuk membangun koordinasi dan bekerja sama di bidang pengawas partisipatif. Karena itu, ucapnya, dipandang perlu mengajak seluruh komponen masyarakat bersama-sama melaksanakan pengawasan Pemilu dan Pilkada. Salah satunya, kata dia, dengan menjalin kerjasama dengan MDA Gianyar.

Baca juga :  Pulihkan Kesehatan-Ekonomi, Amunisi Golkar Menangkan Pemilu, Airlangga Ogah Bicara Pencapresan

“Mengingat keterbatasan tersebut, maka perlu dukungan dan peran serta dari Majelis Desa Adat, mengingat desa adat memiliki peranan penting dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, khususnya di Bali,” ungkapnya.

Bendesa Alit Asmara menyambut positif kesepakatan kerjasama antara Bawaslu Gianyar dengan MDA Gianyar. Dia menyatakan siap berkolaborasi dan bersinergi dengan Bawaslu Gianyar dalam menyongsong Pemilu maupun Pilkada Serentak tahun 2024 mendatang. MDA Gianyar, terangnya, yang membawahkan 273 desa adat akan memberi dukungan kepada Bawaslu Gianyar dalam mewujudkan Pemilu dan Pilkada bermartabat dan berintegritas.

Menurut Ketut Ariyani, program Gema Siwa Puja merupakan salah satu upaya lembaganya agar masyarakat adat turut berpartisipasi dalam pengawasan Pemilu dan Pilkada mendatang. Apalagi desa adat memiliki peran penting dalam masyarakat. “Program ini dilaksanakan untuk mengikutsertakan masyarakat adat dalam Pemilu maupun Pemilihan, yang terlahir dari keinginan bagaimana bersama menjaga Bali, terutama desa adat,” lugasnya.

Dalam Pemilu atau Pilkada, urainya, banyak kepentingan yang muncul dengan melibatkan desa adat. Terkait hal itu, dia mengharap MDA mampu merangkul semua warna. “MDA tentu menjadi salah satu sasaran yang akan didekati oleh yang berkepentingan. Tentu saya berharap MDA bertindak netral dalam hal tersebut, dan bisa merangkul semua warna tanpa adanya diskriminasi,” tandasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.