Bawaslu Gianyar Gandeng Generasi Muda untuk Pengawasan Partisipatif

  • Whatsapp
SOSIALISASI pengawasan pemilu partisipatif. Foto: adi
SOSIALISASI pengawasan pemilu partisipatif. Foto: adi

GIANYAR – Bawaslu Gianyar melangsungkan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif dengan mengundang organisasi kepemudaan dan calon peserta Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP), Kamis (11/6/2021) di Hotel Gianyar. Sosialisasi dihadiri Kordiv Pengawasan Bawaslu Bali, I Wayan Widyardana Putra. 

Ketua Bawaslu Gianyar, Wayan Hartawan, mengatakan, sosialisasi diikuti 45 peserta, yang diberi materi pengenalan awal lembaga Bawaslu, serta tugas pokok dan fungsi Bawaslu kepada pendaftar yang mendaftar sebagai calon SKPP. Pendaftar akan diseleksi Bawaslu Gianyar untuk ditetapkan sebagai peserta. “Yang lolos seleksi hanya 21 orang sesuai dengan kuota yang disediakan untuk  Bawaslu Gianyar,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Proses seleksi peserta disebut cukup ketat, sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. Misalnya tidak menjadi anggota parpol, tidak pernah sebagai tim kampanye, dan juga tidak pernah sebagai penyelenggara adhoc. “Kita tentu harus melihat curriculum vitae yang bersangkutan untuk dapat lolos sebagai calon peserta SKPP,” lugasnya.

Dari antusiasme kehadiran, ucap Hartawan, bisa dimaknai generasi muda memiliki semangat dan rasa ingin tahu yang tinggi tentang kepemiluan. Itu juga dapat dilihat dari bobot pertanyaan yang diajukan calon peserta SKPP, terkait dengan potensi pelanggaran yang mungkin terjadi pada setiap tahapan. Serta upaya apa yang dilakukan dalam mencegah terjadinya pelanggaran tersebut.

Baca juga :  Cegah Penyebaran Covid 19, GTPP Denpasar Rutin Semprot Ruang Publik dengan Disinfektan

Ada juga pertanyaan terkait pelanggaran apa yang pernah ditangani Bawaslu Gianyar, pun peran apa yang bisa dilakukan jika lolos sebagai peserta SKPP. Dari pertanyaan itu, dia mendaku bisa berbagi pengalaman berkenaan kasus kasus pemilu yang pernah ditangani, berikut upaya memaksimalkan pencegahannya.

Salah satu visi dalam perekrutan SKPP, terang Hartawan, yakni mengajak warga masyarakat mencegah terjadinya pelanggaran, dan bersinergi mewujudkan pemilu bermartabat. “Kami ingin mengajak generasi muda ikut mengawasi tahapan pemilu, sehingga bisa mewujudkan pemilu yang bermartabat dan berintegritas,” tandasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.