Bawaslu Bali Tak Pincang Lagi

  • Whatsapp
KETUT Ariyani. Foto: Ist
KETUT Ariyani. Foto: Ist

DENPASAR – Sempat 20 hari ditinggal pergi Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi yang “menyeberang” ke KPU RI, komposisi anggota Bawaslu Bali kini tak pincang lagi. Ketut Sunadra, calon komisioner yang sebelumnya tereliminasi, kini ditetapkan Bawaslu RI sebagai suksesor Raka Sandi. Pelantikan mantan komisioner Bawaslu Bali periode 2013-2018 itu akan dilaksanakan di kantor Bawaslu Bali secara daring, Selasa (5/5/2020). Kepastian agenda pelantikan disampaikan Ketua Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, Senin (4/5/2020).

Dia mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pengganti antarwaktu Raka Sandi itu dijadwalkan pukul 11.00. Karena Bawaslu Bali periode 2018-2023 sudah berjalan dua tahun, maka Sunadra akan mengampu posisi komisioner kurang lebih selama tiga tahun. “Undangan pelantikan dikirim oleh Ketua Bawaslu RI, Pak Abhan, dengan surat bertanggal 30 April 2020,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Dengan lengkapnya komposisi komisioner Bawaslu Bali nanti, Ariyani berharap tugas-tugas pengawasan akan lebih optimalkan dijalankan. Apalagi ada opsi Pilkada Serentak 2020 akan dijalankan pada 9 Desember mendatang, dan itu berarti fungsi pengawasan harus bergerak mengikuti dinamika politik yang terjadi.

Sebelum Sunadra ditetapkan sebagai pengganti Raka Sandi, Bawaslu RI melakukan proses verifikasi untuk mengisi kursi Kordiv Hukum dan Data Bawaslu Bali di Bawaslu Bali secara daring, Rabu (29/4) lalu. Yang cukup menarik, lima nomine tersebut semuanya pernah menduduki posisi sebagai komisioner KPU, baik di kabupaten maupun di Provinsi Bali.

Baca juga :  Rugikan Petani, Parta Tolak Impor Beras

Berdasarkan data di Bawaslu Bali, lima orang tersebut, pertama, Cokorda Raka Partawijaya yang pernah sebagai komisioner KPU Klungkung, dan sekarang di Bawaslu Klungkung. Kedua, I Ketut Sunadra yang pernah menjadi anggota KPU Badung dan anggota Bawaslu Bali periode 2013-2018. Dia juga sebagai Tim Pemeriksa Daerah DKPP Bali.

Ketiga, Nengah Mudana Atmaja yang pernah menjabat Ketua KPU Bangli, dan kini di Bawaslu Bangli. Keempat, Pande Made Ady Muliawan, Ketua Bawaslu Jembrana yang sebelumnya pernah sebagai komisioner KPU Jembrana. Kelima, Putu Ayu Winariati, mantan anggota KPU Bali. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.