Batur Geopark Penting untuk Pencitraan Pariwisata Bangli

  • Whatsapp
BUPATI Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta saat menghadiri rapat koordinasi persiapan revalidasi Batur UNESCO Global Geopark (BUGG) dengan para pengampu kepentingan, Rabu (23/6/2021). foto: ist

BANGLI – Batur UNESCO Global Geopark (BUGG) kini bersiap untuk direvalidasi. Untuk mematangkan rencana itu, Pemkab Bangli berkoordinasi dengan para pengampu kepentingan, Rabu (23/6/2021). Rapat pembahasan dihadiri Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; General Manager BUGG, IB Gde Giri Putra; Direktur Sumber Daya Energi Mineral dan Pertambangan Bappenas, Yahya Rachmana Hidayat, serta OPD terkait di Pemkab Bangli.

Yahya Rachmana Hidayat dalam laporannya menyampaikan, koordinasi bertujuan untuk memberi masukan, mendukung ataupun bisa memfasilitasi segala persiapan agar revalidasi dari Tim UNESCO bisa mempertahankan status UNESCO Global Geopark Kaldera Batur.

Bacaan Lainnya

Selama ini instansinya bekerja sama dengan Pemkab Bangli, untuk menindaklanjuti surat Bupati Bangli terkait permohonan pelatihan bagi masyarakat dalam pengelolaan geowisata, khususnya Geopark Batur. “Juga hal-hal yang terkait dengan pengelolaan konservasi sumber daya air di Kabupaten Bangli,” ujarnya.

Lebih jauh diutarakan, koordinasi juga merupakan upaya percepatan pengembangan geopark sesuai aturan yang ada. Dengan kegiatan semacam ini, sambungnya, akan dapat terjalin koordinasi yang baik dengan semua pihak, sehingga konsep Tiga Pilar Taman Bumi yakni Pilar Konservasi, Pilar Edukasi dan Pilar Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dapat terwujud.

Baca juga :  Revitalisasi Pasar Bona Masuk Penyelesaian Akhir

Bupati Sedana Arta mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih, karena pemerintah pusat dengan gencar mengkampanyekan “work from Bali”. “Namun ini lebih membanggakan lagi bagi kami, masyarakat Bangli, karena ini ternyata lebih jauh lagi work from Bangli, khususnya work from Kaldera Batur,” ucapnya.

Menurutnya, UNESCO Global Geopark ini sangat penting bagi Bangli sebagai salah satu pencitraan pariwisata yang ada di Bangli. Karena itu, tegasnya, harus menjadi komitmen bersama antara Pemkab Bangli, Pemprov Bali maupun pemerintah pusat untuk tetap bersinergi dan serius terhadap status UNESCO Global Geopark ini. “Sehingga akan bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Bangli,” pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.