POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Klub sepakbola Denpasar City yang baru berdiri sekitar tiga bulan, secara mengejutkan bisa mengukir prestasi membanggakan dengan tampil sebagai juara U18/Pro pada International Youth Football Tournament Bali 7s 2026 yang didukung penuh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia.
Pada laga final, Denpasar City Pro berhasil menggulung AMP Pro Jember dengan skor meyakinkan 3-1. Sebenarnya, juniornya yang tergabung di Denpasar City U14 juga melaju ke finall, tapi sayang langkahnya terhenti di partai pamungkas, dikalahkan tuan rumah Bali United 1-2, sehingga harus puas sebagai runner up.
Turnamen sepakbola usia dini se-Asia, bahkan kini merambah hingga Eropa berlangsung pada hari Kamis (2/4/2026) hingga Minggu (5/4/2026) yang dipusatkan di Bali United Training Center, Gianyar.
Dari dua edisi sebelumnya, pada tahun ini (2026), sebanyak 500 tim peserta yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Australia, India dan Belanda dengan total sebanyak 8.000 pemain. Keseluruhan pemain tersebut tersebar dalam beberapa kelompok usia yang berkompetisi mulai dari U8, U10, U12, U14, U16, Pro/U18 dan Women.
Denpasar City sendiri mengikuti seluruh kelompok umur yang dipertandingkan dalam ajang ini. ”Semua pemain tidak dikenakan biaya pendaftaran dalam ajang bali 7 ini dari kelompok U8 hingga U18 pro, semua gratis dibiayai manajemen klub,” ucap Sayank Merdawa, salah satu anggota tim pelatih Denpasar City, Selasa (7/4/2026).
Sebagaimana diketahui, Denpasar City Football Club (FC) yang bermarkas (home base) di Flafa Bali Trainning Field, di-launching (grand opening) langsung oleh sang owner I Putu Indra Mandhala Putra SH, MK.n, di Kafe Crypto Bali, Senin (29/12/2025) malam lalu.
Dan baru memasuki tiga bulan pembinaan, sudah menorehkan prestasi yang membanggakan. ”Astungkara baru pertama kali kita ikut sudah bisa meraih satu tropi juara, satu tropi runner up. Secara umum prestasi kami di kelompok lainnya juga bagus karena semua lolos fase grup,” ujar I Putu Indra Mandhala Putra SH, MK.n.
Selain dukungan penuh dari manajemen klub, sukses Denpasar City juga berkat kerja keras tim pelatih. ”Yang tak kalah penting, semangat para pemain di medan pertandingan dan didukung para orang tuanya secara langsung,” imbuh Putu Indra yang juga menjabat salah satu Exco Askot PSSI Denpasar.
Tujuan pelaksanaan Bali 7s juga sejalan dengan misi pemerintah melalui Kementrian Pemuda dan Olahraga RI yang berupaya membina dan meningkatkan kualitas pemain muda tanah air, sebagai fondasi masa depan sepakbola nasional.
Penyelenggaraan turnamen ini juga merupakan langkah penting untuk menguatkan posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism unggulan di tingkat dunia, sehingga meningkatkan citra bangsa dan memberikan dampak terhadap roda perekonomian daerah dan nasional.
Adapun pelaksanaan turnamen kali ini memiliki sistem yang baik dimana hari pertama pertandingan dan kedua babak penyisihan grup dengan sistem single round robin. Setiap grup berisikan lima tim yang berkompetisi di fase penyisihan grup.
Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir pun memberikan respon positif dan dukungan penuh atas pelaksanaan kompetisi usia muda di tahun ketiga ini.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap penyelenggaraan Youth Football Tournament Bali 7s 2026 yang telah memasuki tahun ketiga. Turnamen ini mampu hadir secara konsisten dari tahun ke tahun, menjaga kesempatan talenta kita untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi pesepakbola profesional di masa depan. Di sini mereka bukan sekadar mengasah bakat dan merasakan atmosfer pertandingan di lapangan, tapi juga membentuk karakter sportif, menjalin persahabatan dan persaudaraan dengan para pesertai lintas negara dan budaya.” ungkap Erick Thohir, seperti dilansir posmerdeka.com dari laman klub Bali United. yes
























