BANGLI – Dinas Kesehatan Bangli menerima 3.680 vaksin Sinovac dalam 3 boks dengan pengawalan ketat Brimob Polda Bali, dan tiba di Kantor Dinas Kesehatan, Senin (25/1/2021). Vaksin disimpan di cold chain (rantai pendingin) untuk sementara sebelum didistribusikan ke RSUD Bangli, RS BMC, RSJP Bangli, dan 12 puskesmas di empat kecamatan.
Kepala Dinas Kesehatan Bangli, dr. Nengah Nadi, di sela-sela penerimaan mengatakan, vaksin tahap pertama Bangli sebenarnya diterima pada termin kedua awal Februari. Namun, jadwal dimajukan dan diterima kemarin. Untuk agenda vaksinasi, instansinya mendata tenaga kesehatan di seluruh puskesmas, RSUD, rumah sakit swasta dan klinik di Bangli.
“Dari data, tenaga kesehatan di Bangli sebanyak 2.085, dan sasaran vaksinasi tahap pertama yang tercatat sebanyak 1.800 orang. Paling cepat dilaksanakan Rabu (27/1/2021) nanti,” jelasnya.
Untuk anggota Forkompimda, TNI, Polri,Satpol PP dan BPBD, kata Nadi, masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Pemprov Bali. Yang pasti prioritas adalah tenaga kesehatan, dengan satu orang petugas akan divaksin sebanyak dua kali. Selanjutnya baru menyasar ke petugas pelayanan publik seperti polisi, TNI dan Satpol PP.
Mulai Selasa (26/1/2021), sambungnya, vaksin didistribusikan ke puskesmas. Sementara petugas yang akan divaksin dilakukan giliran, karena mereka juga memberi pelayanan ke masyarakat. “Setengahnya dulu, setelah itu petugas lainnya akan giliran divaksin agar tidak mengganggu pelayanan masyarakat,” lugasnya.
Kapolres Bangli, AKBP Gusti Agung Dhana Aryawan, secara terpisah menyebutkan, pengawalan dilakukan karena sesuai prosedur vaksin harus sesegera mungkin sampai ke lokasi penyimpanan. Hal itu mengingat suhu vaksin harus tetap terjaga. Pengawalan juga tidak boleh berhenti agar vaksin cepat sampai.
Pengamanan vaksin, terangnya, melibatkan 60 personel dari Polres Bangli dan Brimob Polda Bali. Pengamanan dijalankan sampai vaksin sampai habis didistribusikan. “Untuk sementara ditugaskan dua orang anggota menjaga selama 24 jam di tempat penyimpanan,” pungkasnya. gia























