MANGUPURA – Kemenangan tim Perseden pada laga pertamanya di Grup B Porprov Bali XV/2022, disambut cuka cita masyarakat gibol Kota Denpasar. Kemenangan 3-2 atas Karangasem terasa istimewa, karena didapat anak-anak asuhan Pelatih Made Pasek Alit saat timnya bermain dengan 9 pemain dan sempat ketinggalan 0-1 sampai babak pertana.
”Pertama-tama puji syukur kami panjatkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas asung wara nugrahaNya, sehingga tim Sepakbola Kota Denpasar diberkati kemenangan, saya datang babak pertama menjelang berakhir karena ada kesibukan yang tak bis ditinggalkan,” ujar Manajer Tim Denpasar, Made Diatmika.
Diatmika mengaku, sebelum bermain dia sudah menekankan via wa jangan sampai pemain emosi. Sebab, menurutnya, bila ada yang emosi akan dimanfaatkan banyak pihak yang tidak menginginkan Tim Denpasar melaju ke semifinal.
”Nah dalam kesempatan jeda babak pertama, kembali saya tekankan ke pemain, jangan emosi, mainlah sesuai instruksi pelatih dan kami bakar semangat pemain bahwa mereka akan mampu membalikkan keadaan,” ungkap Diatmika.
”Pelan tapi pasti di babak kedua, anak anak bermain sangat disiplin dan melakukan tugasnya dengan baik bahkan kami sampai unghul 3-1 sebelum satu menit menjelang bubar Riswanda melakukan pelanggaran yang akhirnya mendapatkan kartu kuning kedua lanjut jadi merah. Tim Karangasem lewat tendangan bebas mampu mencuri satu gol yang akhirnya skor menjadi 3-2,” tambahnya.
Diatmika juga menyoroti kondisi lapangan yang becek. ”Yang perlu diperhatikan kondisi lapangan yang becek ini, tidak layak dijadikan venue sekelas Pororpv. Kita tidak bisa melihat kualitas permainan dan bahkan bisa mengancam keselamatan pemain,” sambungnya.
”Saya berharap setelah pagelaran KTT G20 dapat dicarikan lapangan yang representatif. Di kawasan Badung Selatan banyak lapangan bagus. Bisa lapangan Samudra Kuta, lapangan Tri Sakti Legian, Lapangan Beji Mandala dan Lapangan Yoga Perkanti, semuanya jauh lebih layak dibandingkan lapangan Mengwi. Ini tujuannya agar Tim pemantau mendapatkan gambaran pemain berkualitas yang akan memperkuat Tim Pra-PON Bali,” pungkas Diatmika. yes






















