Bagian Tubuh Korban Kecelakaan di Jembatan Laplapan Ditemukan, Keluarga Yakin dari Celana yang Dikenakan

  • Whatsapp
PETUGAS mengevakuasi potongan tubuh yang ditemukan di Sungai Petanu wilayah Banjar Dukuh Griya, Desa Pejeng Kawan, Rabu (28/4/2021). Foto: adi
PETUGAS mengevakuasi potongan tubuh yang ditemukan di Sungai Petanu wilayah Banjar Dukuh Griya, Desa Pejeng Kawan, Rabu (28/4/2021). Foto: adi

GIANYAR – Warga Banjar Dukuh Griya, Desa Pejeng Kawan, Tampaksiring, digegerkan dengan penemuan potongan kaki, tangan dan badan di Sungai Petanu wilayah Banjar Dukuh Griya, Desa Pejeng Kawan, Rabu (28/4/2021).

Potongan tubuh itu diduga kuat bagian dari tubuh Ni Komang Ayu Ardani (37), pemotor yang terjatuh ke Sungai Petanu usai kecelakaan lalu lintas di jembatan Banjar Laplapan, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Gianyar, pada 18 Maret lalu bersama ibu mertua dan anaknya. 

Bacaan Lainnya

Ipar korban, I Wayan Sumirat, ditemui di TKP mengatakan, walaupun tim gabungan menghentikan pencarian, pihak keluarga tetap mencari. Bahkan suami Ardani setiap hari menelusuri aliran Sungai Petanu, dan pihak keluarga menemukan potongan tubuh tersangkut di batu belah yang ada di sungai itu.

“Hari ini (kemarin) pas suami korban dan warga turun ke TKP dilihat bagian tubuh korban. Itu kami yakini potongan tubuh korban dari celana yang dipakai,” jelasnya.

Begitu menemukan itu, keluarga berkoordinasi dengan BPBD Gianyar, PMI Gianyar dan Polsek Tampaksiring untuk mengevakuasi potongan tubuh tersebut. “Kalau memang itu potongan tubuh adik ipar saya, kami akan titip di RS Aricanti,” sambungnya, seraya mengucapkan terima kasih kepada warga dan seluruh pihak yang tulus membantu pencarian korban selama lebih dari sebulan ini. 

Baca juga :  Peringatan HUT V Relawan Giri-Asa, Suasana Covid-19, Lakukan Talikasih Serahkan Sembako kepada Masyarakat

Kapolsek Tampaksiring, AKP Ni Luh Suardini, mengatakan, mendapat laporan warga itu Unit Olah TKP dipimpin Kanitreskrim bersama BPBD Gianyar serta Polres Gianyar mendatangi lokasi kejadian untuk olah TKP dan mengevakuasi potongan tubuh itu.

Dia menjelaskan, kondisi potongan tubuh sudah membusuk, pergelangan tangan dan kaki serta kepala tidak ditemukan di seputaran TKP. “Pukul 16.00 mayat korban dievakuasi dan dikirim ke RSUP Sanglah Denpasar memakai ambulans BPBD Gianyar untuk diotopsi,” terangnya.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, anak, ibu dan nenek terlibat kecelakaan lalu lintas di jembatan Banjar Laplapan, Desa Petulu, Ubud pada Kamis (18/3/2021) sekitar pukul 19.00. Anak korban, Putu Kevin, ditemukan selamat, sedangkan mertua korban, Ni Ketut Rindit, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.