APBDes Batuan Biayai Kreativitas Ogoh-ogoh Pemuda

PEMBUATAN ogoh ogoh di Desa Batuan. Foto: ist
PEMBUATAN ogoh ogoh di Desa Batuan. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, kreativitas pemuda di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, mulai terlihat melalui pembuatan ogoh-ogoh di masing-masing banjar. Pemerintah Desa Batuan mendukung dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), yang bersumber dari bagi hasil pajak daerah, untuk membantu Sekaa Teruna Teruni (STT) dalam proses pembuatan ogoh-ogoh.

Perbekel Desa Batuan, Ari Anggara, mengatakan, dukungan anggaran tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah desa terhadap kreativitas generasi muda. Pula upaya menjaga kelestarian tradisi budaya Bali menjelang malam pengerupukan. Menurutnya, pembuatan ogoh-ogoh bukan sekadar tradisi tahunan, juga menjadi wadah bagi pemuda untuk menyalurkan kreativitas secara positif.

Bacaan Lainnya

“Melalui dukungan ini kami ingin memberi ruang bagi anak-anak muda untuk berkreasi, sekaligus melestarikan tradisi ogoh-ogoh yang sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Bali,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Selain menjadi ajang kreativitas, pembuatan ogoh-ogoh juga diharap mampu mempererat kebersamaan para pemuda di masing-masing banjar. Pemerintah desa pun mengingatkan agar proses pembuatannya tetap menjunjung nilai kebersamaan, sportivitas, serta menjaga ketertiban lingkungan.

Tahun ini, Desa Batuan juga akan menggelar Festival Ogoh-Ogoh bertajuk “Citta Rupa Kala Batuan 1948” yang dipusatkan di titik nol Batuan, atau perempatan Batuan (Dentiyis), pada 18 Maret 2026 pukul 20.00 Wita. Festival tersebut diharapkan menjadi ruang apresiasi bagi kreativitas ogoh-ogoh karya para pemuda desa setempat. Ari Anggara juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pemuda yang tergabung dalam STT, agar tetap menjaga situasi yang kondusif selama proses pembuatan ogoh-ogoh hingga malam pengerupukan. Dengan demikian rangkaian perayaan Nyepi dapat berlangsung aman dan damai.

Babinsa Desa Batuan Koramil 1616-05/Sukawati, Sertu Suparman; bersama Bhabinkamtibmas Desa Batuan, Aiptu Ketut Darmayasa, turut memantau di lapangan. Keduanya juga memberi imbauan kamtibmas kepada para pemuda, agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pembuatan ogoh-ogoh berlangsung. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses