Antisipasi Jatuh Korban Bencana, Mensos Minta Pemkab Bangli Siapkan Lokasi Pengungsian

MENTERI Sosial, Tri Rismaharini; didampingi Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; dan anggota DPR RI Dapil Bali, IGN Kusuma Kelakan, saat meninjau lokasi bencana tanah longsor di Banjar Cemara Landung, Desa Terunyan, Kintamani, Senin (18/10/2021). Foto: ist

BANGLI – Pemkab Bangli diminta memetakan tempat aman untuk mengungsikan warga bila terjadi longsor susulan. Begitu hujan, semua penduduk harus diungsikan ke tempat aman.

Demikian permintaan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, saat meninjau lokasi bencana tanah longsor di Banjar Cemara Landung, Desa Terunyan, Kintamani, Senin (19/10/2021).

Read More

Dia mengaku mendapatkan informasi dari Kepala Desa Terunyan terkait titik rawan bencana, dengan terdapat delapan lokasi yang sangat rawan bencana. Dalam mengevakuasi warga, dia diminta juga menyediakan perahu. Sebab, mengevakuasi warga lewat darat sudah tidak mungkin.

“Jadi, jalan satu-satunya melalui jalur air,” jelasnya didampingi Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; Wakil Bupati I Wayan Diar, Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika; dan anggota DPR RI Dapil Bali, IGN Kusuma Kelakan.

Risma berjanji akan membantu menyediakan perahu, tapi jumlahnya disesuaikan nanti. Selain itu, instansinya juga membantu tenda-tenda pengungsian. Sejauh ini, sambungnya, untuk kebutuhan logistik tidak ada masalah.

Jika seandainya pertolongan baru bisa dilakukan satu sampai dua hari, maka warga masih bisa bertahan. “Logistik saat ini masih memadai bagi warga terdampak bencana,” ungkap mantan Wali Kota Surabaya dua periode itu.

Lebih jauh diutarakan, yang lebih penting dipikirkan saat ini adalah bagaimana berupaya mencegah jatuhnya korban lain. Sebab, kebanyakan penduduk bermukim di lokasi rawan longsor.

Dia melihat sejumlah negara banyak penduduknya tinggal seperti itu. Namun, ketika penanganan bisa dilakukan dengan baik, maka jatuhnya korban bisa dicegah.

“Tadi saya sudah minta Bupati dan Kepala Desa untuk menyiapkan lokasi yang lebih aman, sebagai langkah antisipasi terjadi bencana saat hujan turun nanti,” urainya menandaskan. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.